Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Korban Banjir di Nggeok Belum Dapat Kado dari Pemda Matim
Regional NTT

Korban Banjir di Nggeok Belum Dapat Kado dari Pemda Matim

By Redaksi6 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu warga di bantaran kali Wae Bobo sedang mengamankan barang milik mereka
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Sebagian warga korban banjir bandang yang terjadi di kampung Nggeok, Senin (3/4/2017), sampai saat ini merasa belum mendapatkan bantuan layak dari pemerintah setempat.

Banjir besar itu merendam puluhan rumah warga di tiga RT yakni RT 06, 07 dan RT 08 RW 02 kampung Ngeok, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong.

Baca: Kali Wae Bobo Meluap, Puluhan Rumah Terendam Banjir

Akibat banjir juga ikut merendam dan merusak barang-barang elektronik warga seperti televisi, kulkas, beras, pakaian dan barang lainya milik warga.

Warga setempat, Budi Syukur ketika ditemui Voxntt.com di kampung Ngeok, Kamis (6/4) mengatakan, saat banjir meluap dan merendam tersebut semua warga panik dan tidak sempat mengevakuasi  barang mereka karena banjir muncul secara tiba-tiba.

“Barang-barang elektronik seperi kulkas, TV, Radio rusak semua. Belum lagi ayam, itik dan barang lain yang terhanyut banjir. Kerugian warga diperkirakan mencapai jutaan rupiah”, kata Budi.

BACA: Pemkab Matim Dinilai Lamban Tangani Bencana Banjir

Dikatakan Budi, sampai saat ini belum ada bantuan yang datang dari pemerintah atau pun memantau lokasi bencana.

“Sampai saat ini belum ada bantuan apa-apa dari kemarin. Sebenarnya kami tidak terlalu mengharapkan bantuan. Tetapi setidaknya datang pantau lokasi bencana. Supaya kami tahu bahwa kami ada pemerintah,”kata Budi.

Sementara Plt. BPBD Matim, Anton Dergong, saat dikonfirmasi Voxnyt.com, Kamis (6/4/2017), via Whatsapp mengatakan untuk sementara belum ada bantuan untuk kerugian bencana yang melanda warga Nggeok. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleBunuh Diri dan Wish to Live
Next Article Soal TdF, Andri Garu: Mesti Belajar dengan Kompas

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
Terkini

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.