Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Ngada Diminta Waspada Bencana
Regional NTT

Warga Ngada Diminta Waspada Bencana

By Redaksi6 April 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngada Aloysius Watu
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Akibat curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini masyarakat Kabupaten Ngada dihimbau untuk tetap waspada akan kemungkinan terjadinya banjir dan tanah longsor.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulan Bencana Alam Daerah (BPBD) Kabupaten Ngada Aloysius Watu kepada Voxntt.com di ruang kerjanya Rabu (5/4/2017).

Ia mengungkapkan curah hujan di berbagai wilayah di Kabupaten Ngada beberapa hari ke depan intensitasnya masih cukup tinggi.

Kondisi ini rawan akan terjadinya longsor, banjir dan pohon tumbang. Oleh karena itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan kemungkinan terjadi bencana alam.

“Selama ini, bencana alam yang terjadi selama musim hujan, seperti tanah longsor, banjir, dan angin telah menimbulkan kerugian yang sangat signifikan, karena itu masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan,” imbaunya.

Selain untuk meningkatkan kewaspadaan, ia berharap masyarakat juga ikut berperan dalam mengantisipasi timbulnya bencana, diantaranya dengan menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

Di kabupaten Ngada sendiri ungkap Kadis Watu, ada beberapa kecamatan yang rawan tanah longsor dan rawan banjir seperti Kecamatan Aimere, Kecamatan Inerie, Jerebu’u, Riung, Riung Barat dan Kecamatan Golewa Selatan. (Arkadius Togo/Von)‎.

 

Ngada
Previous ArticleSetelah Di-PHK, Nasib Gedung Instalasi Bedah RSUD Ruteng Belum Jelas
Next Article Bunuh Diri dan Wish to Live

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.