Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Diduga Sakit Jiwa, Subuhan Menikam Warga Kampung Maumere Ruteng
Regional NTT

Diduga Sakit Jiwa, Subuhan Menikam Warga Kampung Maumere Ruteng

By Redaksi12 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Korban saat di RSUD Ruteng (Foto: Dok. Polisi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Diduga sakit jiwa, Subuhan menikam seorang warga Kampung Maumere Ruteng. Akibatnya, korban mengalami kondisi kritis sehingga perlu dirawat instensif di rumah sakit.

“Korban sudah dilarikan kerumah sakit Umum dengan kondisi kritis karena mendapat 3 luka tusuk di dada sebelah kiri, tulang rusuk sebelah kiri dan di muka bagian dagu dengan menggunakan pisau,” kata Kasubag Humas Polres Manggarai, Dan Jihu melalui pesan WhatsApp, Rabu (12/4/2017).

Ia menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 12 April 2017 sekitar pukul 09.30 di RT 23/RW 03 di Kampung Maumere, Desa Bamgka Nekang, Manggarai. Tempat kejadian ini terletak tak jauh dari tempat tinggal pelaku.

“Korbannya atas nama Robertus Weka, laki-Laki, katolik 30 tahun, alamat Kampung Maumere Kelurahan Bangka Nekang, Kecamata Langke rembong,” jelasnya.

“Pelaku atas nama Subuhan, laki-laki, 24 tahun, Muslim. Alamatnya di Kampung Maumere Kelurahan Bangka Nekang RT 23/RW 03, depan Biara Skalabernian. Pelaku saat ini sudah diamankan dipolres,” pungkasnya.

Meski pelaku sudah diamankan, kata Jihu, pihaknya belum bisa menyimpulkan motif di balik tragedi ini. Tapi berdasarkan informasi yang dihimpunnya, pelaku ini diduga kuat mengalami gangguan jiwa.

“Sampai saat ini motifnya belum diketahui. Menurut keluarga dan tetangga sekitarnya mengalami gangguan kejiwaan karena selama ini pelaku hari-harinya hanya berdiam di kamar menyendiri dan jarang berkomunikasi dengan siapapun,” imbuhnya.

(Ferdiano Sutarto Parman/VoN).

Manggarai
Previous ArticleKPUD Ende: “Anggaran 16 Miliar Terlalu Kecil”
Next Article Jelang Paskah, Baliho Orang Politik Hiasi Pagar Katedral Ruteng

Related Posts

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.