Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Mobil Yayasan Rusak, Mantan Kepsek Mathilda Nagekeo Akan Dijemput Paksa
Regional NTT

Mobil Yayasan Rusak, Mantan Kepsek Mathilda Nagekeo Akan Dijemput Paksa

By Redaksi19 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu Ridwan
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Mantan Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Santa Mathilda Nagekeo, Yustinus Karson Jogo beserta beberapa guru akan dijemput paksa, jika saja panggilan kedua oleh Kepolisian Sektor Aesesa tidak datang menghadap.

Panggilan Yustinus berserta beberapa guru SMK Santa Mathilda itu yakni, sebagai saksi dalam aksi pengerusakan mobil Yayasan Abraham Maumere belum lama ini oleh para siswa.

Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu Ridawan Kepada VoxNtt.com, Rabu (19/4/2017) mengatakan, Yustinus dan beberapa guru SMK Santa Mathilda Nagekeo telah dipanggil sebagai saksi dalam pengerusakan Mobil Yayasan Abraham Maumere tersebut.

Namun dalam panggilan pertama mereka tidak datang. Olehnya pihak Kepolisian Sektor Aesesa telah mengirim surat panggilan kedua.

Apa bila panggilan kedua itu tidak datang lanjut Iptu Ridwan, pihaknya akan jemput paksa.

“Sesuai aturan sampai dua kali panggilan tidak datang, dan panggilan ketiga jemput paksa. Yang penting kita sudah buat panggilan dua kali. Kalau tidak datang ya, kita jemput paksa. Karena Indonesia ini tidak ada yang kebal hukum,” tegasnya.

Dikabarkan sebelumnya, Ketua Yayasan Abraham Maumere, Fransiskus Xaverius menduga Mantan SMK Santa Mathilda Nagekeo, Yustinus Karson Jogo berada di balik rencana aksi anarkis para siswanya pada, 7 April 2017 lalu.

Baca: Ketua Yayasan Menduga Mantan Kepsek Matilda di Balik Aksi Anarkis Siswa

Para siswa diduga telah diprovokasi mantan Kepsek Yustinus yang tidak menginginkan adanya pergantian kepengurusan di SMK Santa Mahtilda‎

Fransiskus menjelaskan, kejadian kerusakan mobilnya berlangsung saat melaksanakan acara serah terima jabatan Kepsek baru di Aula Kantor SMK Santa Mathilda.

Saat itu pihak yayasan sekolah mengangkat Maria Pano sebagai Kepsek baru menggantikan Yustinus Karson Jogo.

Acara masih berlangsung, tiba-tiba saja puluhan siswa mengamuk dan melempar kaca sekolah dengan menggunakan batu. Bengkel di sekolah itu dan mobil milik yayasan juga ikut dirusakan oleh siswa.

Tak hanya sarana sekolah, kata dokter Fransiskus, pegawai Yayasan Abraham, anggota Kepolisian Sektor Aesesa juga ikut dilempar

Sementara itu, Mantan Kespsek Mathilda Nagekeo, Yustinus Karson Jogo membantah dirinya adalah aktor di balik aksi pengerusakan itu. (Arkadius Togo/VoN)

Nagekeo
Previous ArticleMantan Kepsek SMK Matilda Nagekeo Dipanggil Polisi
Next Article Tipikor Polres Manggarai Dinilai Lamban Usut Dugaan Penyelewengan Raskin Kades Waling

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.