Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Dua Periode Bupati Tote Tutup Mata dengan Nasib Warga Sebelah Wae Musur
NTT NEWS

Dua Periode Bupati Tote Tutup Mata dengan Nasib Warga Sebelah Wae Musur

By Redaksi24 April 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Formasmur melakukan pertemuan dan menyatakan sikap atas ketidakadilan yang mereka alami di kali Wae Musur
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT– Davit Pampung, Tu’a Gendang (tua adat) Gulung, Desa Torok Golo, Kecamatan Rana Mese menyebut selama dua periode Bupati Manggarai Timur (Matim), Yoseph Tote tutup mata dengan nasib warga sebelah barat kali Wae Musur.

Bahkan ia menyebut Bupati Tote tidak pernah mendengar dan memperhatikan nasib warga yang ada di sebelah barat kali Wae Musur.

Hal itu terutama karena bupati yang berpasangan dengan Agas Andreas itu belum membangun jembatan Wae Musur dan beberapa jalan di empat desa di bagian baratnya.

“Sudah dua periode Bupati Yosep Tote. Namun dia tutup mata. Tidak pernah memperhatikan derita kami di sini. Kami anggap Pemkab Matim di bawah kepemimpinan Tote buta dan tuli,” kata Davit Pampung kepada VoxNtt.com di kali Wae Musur, Minggu, (23/4/2017).

Baca: Infrastruktur Tidak Diperhatikan, Formasmur Nyatakan Lawan Ketidakadilan Pemkab Matim

“Bupati pernah lewat di sini. Dan diangkut pakai alat eksa. Namun derita itu tidak dihiraukan. Kami masyarakat Wae Musur disisihkan oleh pembangunan,” tambahnya.

Kendati jalan aspal dari arah timur menuju Wae Musur sudah ada, namum kata Davit, pembangunannya hanya menunggu dana sisa.

“Berarti tidak ada anggaran untuk pembangunan jalan di sini. Tunggu sisa baru bangun,” tutup Davit.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Bupati Tote belum berhasil dikonfirmasi. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticlePemkab Matim Diminta Tangani Longsor Benteng Jawa-Ruteng
Next Article Jika Tuntutan Tak Dijalankan, Formasmur Ancam Demo Pemkab Matim

Related Posts

SDK Lewe Gelar Perkemahan Pramuka Sambut HUT ke-65

13 Agustus 2026

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026
Terkini

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026

SDK Lewe Gelar Perkemahan Pramuka Sambut HUT ke-65

13 Agustus 2026

Serap Aspirasi Warga Papagarang, Hasanudin Minta Pemerintah Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat

13 Agustus 2026

Pramuka Manggarai Barat Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan

13 Agustus 2026

Luncurkan 100 Tahun SDK Lungar, Siswa SD dan SMP Tampilkan Tarian Sae Tiba Meka

13 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.