Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Mantan Kepsek dan Guru SMK Mathilda Nagekeo Ditetapkan Sebagai Tersangka
VOX GURU

Mantan Kepsek dan Guru SMK Mathilda Nagekeo Ditetapkan Sebagai Tersangka

By Redaksi25 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu Ridwan
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Kepolisian Resort (Polres) Ngada sudah menetapkan mantan Kepala SMK Santa Mathilda Nagekeo, Yustinus Karson Jogo bersama empat guru lainnya sebagai tersangka pada Selasa, (25/4/217).

Kasat Reskrim Polres Ngada, Itptu Ridwan kepada VoxNtt.com di ruang kerjanya, Selasa, mengatakan mereka ditetapkan sebagai tersangka karena diduga sebagai aktor dalam pengrusakan mobil Ketua Yayasan Abraham Maumere pada Jumat, 7 April 2017 lalu. Mobil jenis Pajero sport itu dirusakkan oleh sejumlah siswa SMK Santa Mathida Nagekeo

Iptu Ridwan mengatakan kasus penegerusakan mobil ketua Yayasan Abraham Maumere tersebut juga sebelumnya telah menetapkan  beberapa siswa sebagai tersangka.

“Berdasarkan pengakuan beberapa saksi yang kita periksa, para siswa diduga telah diprovokasi Mantan Kepala Sekolah SMK Santa Mathilda Nagekeo Yustinus Karson Jogo, bersama empat guru lainnya yang tidak menginginkan adanya pergantian kepengurusan di dalam lembaga Sekolah SMK Santa Mathilda‎,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Yayasan Maumere dr Fransiskus Xaverius menjelaskan, kejadian itu bermula pada Jumat, 7 April 2017 sekitar pukul 11.00 wita.

Saat itu pihak Yayasan Abraham Maumere tengah melaksanakan acara serah terima jabatan Kepsek baru di Aula Kantor SMK  Mathilda. Pihak yayasan mengangkat Maria Pano sebagai Kespsek baru menggantikan Yustinus Karson Jogo.

Saat acara berlangsung, tiba-tiba puluhan siswa mengamuk dan melempar kaca sekolah. Mereka melakukan pengrusakan bengkel di SMK Santa Matilda dan mobil milik Ketua Yayasan Maumere.

Para pegawai di sekolah itu dan polisi juga jadi korban amukan sejumlah siswa tersebut.

“Dengan menggunakan media batu dan kayu para siswa memporak-porandakan bagian luar dan dalam mobil. Siswa juga berniat menggulingkan dan membakar mobil itu. Beruntung, Yakobus Mapa, warga Aeramo yang berada dilokasi berhasil menggagalkan niat mereka,” kata Fransiskus.‎‎‎ (Arkadius Togo/VoN).

Nagekeo Ngada
Previous ArticleTerkait Dana Bos, Mantan Kepsek SMK Mathilda Nagekeo Diperiksa Polisi
Next Article Namanya Dicatut Minta Uang, Ini Respon Wakapolres Mabar

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.