Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Johnny Plate Minta Pimpinan OPD di Manggarai Jangan Takut KPK
Regional NTT

Johnny Plate Minta Pimpinan OPD di Manggarai Jangan Takut KPK

By Redaksi4 Mei 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Johnny G Plate saat sosialisasi UU Nomor 9 Tahun 2016 di Aula Ranaka-Kantor Bupati Manggarai, Kamis (4/5/2017)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Anggota Komisi XI DPR RI, Johnny G Plate meminta Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Manggarai tak boleh takut dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pasalnya, lembaga anti rasuah itu bukan tujuan negara tapi alat yang dipakai untuk mencegah dan memberantas korupsi uang negara.

“Jangan takut KPK. Sepanjang kita gunakan (dana) dengan baik, selama itu pula tidak ada masalah,” katanya di hadapan peserta sosialisasi UU Nomor 9 Tahun 2016 di Aula Ranaka-Kantor Bupati Manggarai, Kamis (4/5/2017).

Kata Plate, fenomena takut KPK ini terjadi di beberapa daerah. Akibatnya, banyak Pimpinan OPD tak berani mengambil keputusan besar karena khawatir dianggap korupsi.

Baca Juga: Johnny Plate Sebut AJB Bumiputra Belum Ada Dasar Hukum

“Saya berpesan dua hal. Pertama, agar pimpinan SKPD berani ambil keputusan agar dana-dana yang ada dapat diserap dengan baik. Kedua, dana yang terserap itu harus betul-betul dapat bermanfaat bagi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

“Beda dulu, kalau dananya diserap sesuai prosedur maka sudah selesai. Tapi sekarang lain. Walaupun sudah diserap sesuai prosedur tapi tidak bermanfaat bagi masyarakat bisa jadi masalah,” tegasnya. (Ferdiano Sutarto Parman/VoN).

Manggarai
Previous ArticleLomba FIKSI Se-NTT, SMK Informatika Ruteng Raih Juara Satu
Next Article BKH Bersama Keluarga NTT Sulteng Pekikan Stop Narkoba

Related Posts

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026
Terkini

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026

Penanganan Masih Jauh dari Ideal, Pemerintah Diminta Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.