Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Mangkir Dari Rakor, Wakil Bupati Nagekeo Dikecam
Regional NTT

Mangkir Dari Rakor, Wakil Bupati Nagekeo Dikecam

By Redaksi15 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Bupati Negekeo, Paul Nuwa Veto (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Tokoh Muda Nagekeo, Kim Seke sangat menyesalkan sikap Wakil Bupati, Paul Nuwa Veto yang mangkir dari Rapat Kordinasi (Rakor) lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Rakor yang berlangsung di aula Kantor Bupati Nagekeo, Senin (15/5/2017) itu membahas tindak lanjut surat Gubernur NTT Nomor: BU/410/05/DPMD.PPPAA/2017 Februari 2017.

Surat itu perihal pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-14. Rakor ini juga membahas Hari Kesatuan Gerak PPK (HKG-PKK) ke-45 dan hari Keluargan Nasional (Harganas) ke 24 tahun 2017.

Kim Seke mensinyalir Rakor ini terabaikan oleh Wabup Paul Nuwa. Padahal Rakor tersebut sangat membutuhkan kerja sama antar Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo.

Seharusnya Bupati dan Wakil Bupati kata dia, memikul tanggung jawab yang besar atas kemajuan Kabupaten Nagekeo yang mereka pimpin. Keduanya harus bekerja sama dan saling mengisi kekurangan masing-masing.

“Namun yang terjadi seperti hari ini kegiatan Rakor hanya Bupati sendiri. Sedangkan Wakil Bupati di ruangan,” tegas Kim Seke kepada VoxNtt.com, Senin sore.

“Kami berharap keduanya harus terus bersama-sama. Karena Pilkada masih lagi satu tahun,” tegasnya.

Menurut Kim Seke, ketidakhadiran Wabup Paul Nuwa dalam kegiatan Rakor itu menyebabkan pincangnya roda Pemerintah Kabupaten Nagekeo.

Karena itu, dirinya berharap Bupati dan Wabup Nagekeo tetap menjaga keutuhan dalam persaudaraan ke depannya.

Pantauan VoxNtt.com, Rakor itu hanya Bupati Nagekeo Elias Djo dan pimpinan OPD. Sedangkan Wabup Paul Nuwa tampak tidak hadir.

Kabag Humas Nagekeo Gaspar Taka mengakui ketidakhadiran Wabup Paul Nuwa.

Mangkirnya Wabup Pau Nuwa kata Gaspar, karena ia sedang menerima tamu di ruangannya.

Rakor itu lanjut dia, seharusnya dihadiri oleh Wabup karena memiliki tugas masing-masing dalam pelaksanaannya.

“Ya ketidakhadiran pak Wakil Bupati Nagekeo Paul Nuwa Feto dalam Rakor tersebut tentunya ada sedikit dampak. Karena dalam rapat itu juga ada tugasnya pak wakil,” kata Gaspar. (Arkadius Togo/VoN)

Nagekeo
Previous ArticleSoal Dugaan Korupsi ADD dan DD Desa Wudi, Ini Kata Kajari Manggarai
Next Article Tempat Pengolahan Sampah di Kelurahan Karot-Ruteng Disoal Warga

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.