Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»WTM Gelar Pelatihan Petani di Desa Egon Gahar
VOX POPULI

WTM Gelar Pelatihan Petani di Desa Egon Gahar

By Redaksi22 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
WTM Gelar Pelatihan Petani di Desa Egon Gahar
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Wahana Tani Mandiri (WTM) Maumere menggelar pelatihan managemen kelompok tani di Desa Egon Gahar, Kecamatan Mapitara, Kabupaten Sikka, Minggu (20/5/2017).

WTM melatih kelompok tani yang terdiri dari para pengurus. Itu antara lain; ketua, sekretaris, keuangan dan bendahara, serta kader tani di desa itu.

Kegiatan difasilitasi oleh Fasilitator Lapangan; Yanarius Yanto, Koordinator Pertanian; Aleks Bambang Dedi, dan Koordinator Program WTM-CEPF; Herry Naif.

Baca: WTM Distribusi 90 Ekor Ayam untuk Kelompok Tani Desa Hale

Kegiatan pelatihan ini dibuka oleh Kepala Desa Egon Gahar, Yan Vitalis Yulianus yang didampingi Koordinator Program Herry Naif dan Koordinator Pertanian, Alexander Bambang Dedi.

Dalam sambutannya Yulianus mengatakan, menejemen kelompok itu penting diemban oleh setiap kelompok.

Karena itu, ia mengharapkan agar para peserta pelatihan serius mengikutinya agar kemudian bisa berbenah diri dalam kelompok  masing-masing.

Baca: Tanam 3050 Anakan Pohon, WTM: Ini Kado Cinta Petani untuk Hutan Egon

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada WTM yang selalu membantu warga kami terutama dalam peningkatan kapasitas petani baik dalam teknis maupun dalam upaya manajemen yang lebih baik,” ujar Kades Yulianus.

Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan refleksi kondisi kelompok tani yang difasilitasi oleh Maesty Merimo.

Dalam presentasinya, Mesty mengatakan kelompok tani yang ada di Egon Gahar belum memiliki sebuah pembenahan sebagaimana sebuah organisasi yang baik.

Baca: WTM Gelar Pelatihan Manajemen Kelompok Tani di Sikka

Karena itu, perlu dilakukan pelatihan manajemen agar ini kemudian kelompok-kelompok tani yang didampingi WTM membenahi dirinya.

Sedangkan, Koordinator Program WTM-CEPF Herry Naif mempresentasikan tentang sebuah model kepemimpinan yang diinginkan kelompok tani.

Kata dia, ada kepemimpinan otoriter, demokratis, lieses Fiere, situasional dan patrenalistik. Dari beberapa kepemimpinan yang dibutuhkan petani saat ini.

Selanjutnya, Koordinator Pertanian Alexander Bambang Dedi mengajak peserta untuk melihat apakah dalam kelompok telah dilakukan perecanaan, montoring dan evaluasi.

“Karena ini akan menjadi dasar untuk melihat sejauh mana kelompok tani masih sehat ataukah mulai kesakitan,” ujar Alex.

Bernadus Gete, seorang peserta pelatihan mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka dalam upaya pembenahan diri.

Materi yang diberikan sebetulnya harus diketahui sejak awal pembentukan kelompok. Sehingga sejak awal petani sudah membangun sebuah manajemen yang baik dalam kelompok.

“Belum terlambat juga untuk dilakukan pembenahan kelompok, diharapkan WTM terus mendampingi kami dalam penerapan,” harap Bernadus.***

 Herry Naif, Program Manager WTM

 

Sikka
Previous ArticlePupuk Bersubsidi Belum Sepenuhnya Dipahami Petani
Next Article Wisata Kuliner di Ngada Belum Optimal

Related Posts

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Mahasiswa Unika Ruteng Latih Siswa SDK Lungar dan SMPN 10 Satarmese Tarian Sae Tiba Meka

14 Juni 2026

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.