Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Lubang Menganga “Hiasi” Jalan Menuju Pelabuhan Marapokot Mbay
Regional NTT

Lubang Menganga “Hiasi” Jalan Menuju Pelabuhan Marapokot Mbay

By Redaksi9 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lubang Menganga “Hiasi” Jalan Menuju Pelabuhan Marapokot Mbay
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT– Jalan menuju pelabuhan Marapokot, Mbay, Kabupaten Nagekeo tampak lubang yang masih menganga di sejumlah titik.

Pantauan VoxNtt.com, Jumat (9/6/2017), lubang besar masih menganga di badan jalan Nangadhero dan jalur Tonggurambang. Dua jalur tersebut sama-sama bermuara di pelabuhan Marapokot.

Di desa Nangadhero, misalnya, terlihat dua lubang besar dan kondisinya sangat memprihatinkan.

Begitu pula di desa Tonggungrambang, Kecamatan Aesesa, kondisi jalan masih rusak dan belum ada perbaikan.

Hasrin, warga Desa Nangadhero yang dit‎emui VoxNtt.com, Jumat, mengatakan ruas jalan tersebut telah lama berlubang.

“Jalan yang lubang ini sudah lama rusak pak. Dan selama ini sering terjadi kecelakaan di tempat tersebut, karena tidak tau ada jalan yang lubang. Apa lagi di tikungan seperti ini,” ujar Hasrin.

Dia mengaku, di jalan lubang tersebut sudah lima orang yang jatuh dari sepeda motor.

Baca Juga: Dikatain Anjing, Ketua GMNI Kecam Oknum PNS Nagekeo

Untuk mengantisipasi kecelakaan, warga setempat kemudian memasang kayu agar saat melintas perlu hati-hati.

Hal yang sama disampaikan Amir, warga lainnya.  Dia mengatakan, jika tidak segera memperbaiki jalan berlubang tersebut, maka akan banyak menelan korban.

Bukan hanya soal kecelakaan, tetapi ruas jalan tersebut akan berpotensi putus jika tidak segera diperbaiki.

Hasrin dan Amir‎ menghimbau untuk para pengendara, baik itu roda dua maupun roda empat agar memperhatikan tanda di tengah jalan yang berlubang dan mengurangi kecepatan. (Arkadius Togo/VoN)‎

Nagekeo
Previous ArticleUpah Tak Dibayar, Tukang Segel Kantor Desa Hale dan Boikot Jalan
Next Article ​Tingkatkan PAD, Pemdes Boru Bangun Pasar Senja

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.