Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Uskup Hubert: Perjuangan Gereja Tidak Boleh Luntur Karena Tantangan
HEADLINE

Uskup Hubert: Perjuangan Gereja Tidak Boleh Luntur Karena Tantangan

By Redaksi13 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Uskup Ruteng, Mgr.Hubert Leteng (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang, Vox NTT-Di tengah sejumlah masalah yang mendera gereja keuskupan Ruteng, Manggarai, Flores, NTT, Uskup Ruteng Mgr. Hubertus Leteng, Pr tetap berkomitmen untuk memperjuangkan kebaikan bersama (Bonum Commune) bagi umat di wilayah keuskupan itu.

Masalah sosial-kemasyarakatan yang menjadi perhatian gereja selama ini adalah isu tambang dan privatisasi Pantai Pede.

Dalam konteks pertambangan, Gereja Manggarai telah berperan penting dalam protes anti-tambang selama lima tahun terakhir.

Gereja kerap mengeritik pemerintah dan perusahaan pertambangan lokal yang mengambil keuntungan dari kepolosan dan kenaifan penduduk setempat. Gereja Katolik Manggarai memahami lingkungan hidup sebagai hal tak terpisahkan dari kehidupan beriman.

 

Demikian pula dengan privatisasi pantai Pede. Salah satu keputusan penting dari Sinode III Keuskupan Ruteng adalah menolak privatisasi Pantai Pede, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Uskup Ruteng Mgr Huber Leteng Pr mengingatkan bahwa Keuskupan yang dipimpinnya itu sudah mengambil sikap tegas berhadapan dengan ancaman privatisasi sejumlah sumber daya publik, termasuk yang sedang mengancam Pantai Pede di Manggarai Barat (Mabar).

“Gereja tegas menolak privatisasi. Itu sudah keputusan sinode,” kata Mgr Huber beberapa waktu lalu.

Ia juga menegaskan dukungannya terhadap upaya para aktivis di Mabar yang terus menegaskan penolakan terhadap kebijakan pemerintah provinsi NTT, yang sudah menyerahkan Pantai Pede kepada PT Sarana Investama Manggabar (PT SIM) untuk pembangunan hotel berbintang.

“Saya mendukung apa yang mereka lakukan. Saya juga meminta, bila ada tanda-tanda mulai ada aktivitas di lahan itu, maka mesti ada gerakan. Masyarakat mesti proaktif,” katanya seperti dilansir Floresa.co beberapa waktu lalu.

Kedua isu ini merupakan bentuk keterlibatan Gereja Manggarai khususnya dalam menyikapi persoalan umat. Masalah seputar kehidupan pastoral yang mendera gereja beberapa hari terakhir tidak menyulutkan langkah uskup Ruteng, Mgr. Hubertus Leteng, Pr untuk terus menjalankan tugas kegembalaan di wilayah keuskupan Ruteng.

“Ya, semua hal atau setiap persoalan harus diposisikan pada tempatnya masing-masing. Tidak boleh campur aduklah satu soal dengan soal lain. Komitmen gereja terhadap perjuangan untuk bonum commune tidak boleh ditinggalkan atau luntur hanya karena ada tantangan atau persoalan pada bagian lain” kata Uskup Hubert saat dikonfirmasi Vox NTT melalui pesan WhatsApps, Selasa (13/06/2017).

Mengenai desakan perubahan yang disampaikan kepada dirinya selaku gembala umat, Uskup Hubert menegaskan bahwa perubahan tentu harapan bersama.

“Hanya perubahan apa dan model apa. Yang pasti dan yang umum adalah bahwa segala yang kurang harus diperbaiki. Memperbaiki yang kurang, itu suatu perubahan. Yang sudah mantap harus tetap dipelihara” katanya. (Andre/VoN).

Kota Kupang
Previous ArticleAtasi Kemiskinan di NTT, Ibrahim Medah Andalkan Sektor Pertanian
Next Article Mensi Anam Puji Kinerja Pemkab Matim

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.