Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Obyek Wisata Bheto Padhi Sepi Pengunjung
Regional NTT

Obyek Wisata Bheto Padhi Sepi Pengunjung

By Redaksi15 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Air Terjun Bheto Padhi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Dahulu ramai dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun asing. Namun kini obyek wisata Air Terjun Bheto Padhi yang berada di Desa Bea Pawe, Kecamatan Golewa, Kecamatan Ngada malah sepi pengunjung. Obyek ini terkesan kumuh dan tak terurus.

Obyek wisata dengan ciri khas air terjun membuncah dari hutan bambu itu jarang dikunjungi wisatawan baik lokal maupun manca negara.

Sebelumnya, air terjun ini sangat popular. Selain pemandangan air terjun yang berada di sela sela hutan bambu, juga terdapat tempat terapi pemandian uap yang letaknya persis bersebelahan dengan air terjun.

Bahkan menurut penuturan beberapa pengunjung yang sering datang ke tempat itu,  mereka bahkan rela antri untuk bisa merasakan sejuknya air yang keluar di antara celah rumpun bamboo. Itu di tahun kejayaannya.

Namun kini, Air Terjun Bheto Padhi tampak tidak terawat dan sepi pengunjung, meskipun sudah ada jalan tani untuk mempermudah akses masuk dari jalur utama.

Menurut informasi  yang sempat diterima VoxNtt.com, Air Terjun Bheto Padhi sudah jarang dikunjungi semenjak  beredarnya cerita tentang adanya korban jiwa yang meninggal dunia di tempat itu.

Itu karena ada kesalahan perlakuan dari pengunjung terhadap mahluk hidup yang berada di sekitar mata air.

Mitos diyakini oleh masyarakat setempat bahwa mahluk yang hidup di sekitar mata air, tidak diperbolehkan untuk menggangu atau bahkan membunuhnya, sebab ada resikonya bagi pelaku.

VoxNtt.com berkesempatan menadatangi langsung lokasi Air Terjun Bheto Padhi, Minggu (11/6/017). Di sana mendapati lokasi wisata yang tidak terawat dan sangat sepi pengunjung, padahal hari itu adalah hari libur.

Ketika pulang, VoxNtt.com menjumpai warga yang sedang melintasi jalan hendak menuju Jerebu’u.

Beberapa orang tersebut langsung menyapa dan memperingati agar mengunjungi lokasi air terjun jangan sendirian melainkan harus beramai-ramai.

“Kalau datang ke tempat ini harus banyak orang, jangan sendiri-sendiri, karena di sana agak sedikit angker,” kata Servas, Santi dan Hendra. ‎(Arkadius Togo/VoN).

Ngada
Previous ArticleWarga Sebut Kades Golo Lajang Mabar Berbohong
Next Article Wartawan TV Beritasatu Mabar Serahkan Barang Bukti ke Polisi

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Ibu dan Anak di Aimere Ngada Jadi Korban Kekerasan

9 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.