Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»DPRD Ende Usul Anggaran Tour de Flores Optimalkan Desa Wisata
NTT NEWS

DPRD Ende Usul Anggaran Tour de Flores Optimalkan Desa Wisata

By Redaksi20 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Philipus Kami, anggota DPRD Ende dari Partai Demokrat (Foto: Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Biaya lomba balap sepeda berskala Internasional yang dinamakan Tour de Flores jilid II pada Juli 2017 direncanakan akan dibebankan kedua kalinya kepada masing-masing kabupaten sedaratan Flores.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ende mengaku belum membahas anggaran untuk event tersebut.

Yustinus Sani, Anggota Dewan dari Fraksi PDIP menyatakan, pihaknya belum membahas biaya TdF. Sebab, Pemerintah Kabupaten Ende hingga saat ini belum mengajukan anggaran ke Lembaga Perwakilan Rakyat tersebut.

“Kami belum bahas. Ya, sampai saat ini belum diajukan,”kata Sani yang juga sebagai anggota badan anggaran.

Hal serupa diungkapkan Philipus Kami, dari Partai Demokrat.

Baca: Tour de Flores: Bencana atau Berkat?

Ia kemudian berkomentar soal ajang balap sepeda yang rencana akan digelar pada bulan depan.

“Dampak kepada masyarakat itu sangat kecil. Ya, kita sepakat kalau untuk jangka panjang tetapi itu kan hanya berharap saja,”ungkap Philipus terpisah pada Selasa (20/6/2017) malam.

Promosi pariwisata Flores, jelas dia, tidak saja melalui Tour de Flores yang membutuhkan biaya besar. Masing-masing daerah bisa melakukan event.

Event pesona kebangsaan, festival danau kelimutu, menurut Philipus, sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Philipus menjelaskan budget yang dikucurkan daerah untuk balap sepeda sebelumnya tidak berimbang dengan dampak pembangunan saat ini.

Baca: Tour de Flores dan Ironi Kondisi Infrastruktur

Contohnya, infrastruktur jalan lintas Flores yang dilihat masih tambal sulam.

“Ya, wilayah kita hanya daerah lintas lewat saja. Setelah itu selesai. Lalu, masyarakat belum petik dari hasil balap sebelum,”ujar dia.

Ia mengusulkan agar biaya Tour de Flores dipergunakan untuk desa-desa wisata yang belum diperhatikan serius.

Misalnya, desa wisata Wolotopo, Nggela, Jopu, Wolowaru serta beberapa desa wisata lainnya.

“Tentu lebih konkrit dan menyentuh langsung terhadap masyarakat. Seperti jalan menuju desa-desa wisata agar ditata rapi,”ungkap Philipus. (Ian Bala/VoN)

Ende
Previous ArticleJohnny Plate: TdF Itu Jangan Pakai Uang Rakyat
Next Article Warga Ranaka Matim Kesulitan Air Bersih

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.