Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ribuan Jemaah Shalat Idul Fitri 1438 H di Halaman Masjid Desa Siru Mabar
Regional NTT

Ribuan Jemaah Shalat Idul Fitri 1438 H di Halaman Masjid Desa Siru Mabar

By Redaksi25 Juni 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jemaah yang hadir sedang mendengarkan khutbah ustad
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Sejak semalam umat Islam di seluruh belahan dunia mulai mengumandangkan takbir, tahmid dan tahlil.

Ini adalah bentuk ekspresi rasa syukur atas kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Hal ini disampaikan Ustad Muktar Hadiyono ketika menyampaikan Khutbah Idul Fitri di Masjid Sa’ad Bin Abi Waqosh, Desa Siru, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat.

“Dengan berlalunya Ramadahan, banyak hikmah yang mesti kita ambil di dalamnya, karena Ramadan adalah bulan pembinaan diri” ungkapnya.

Lebih lanjut, Muktar Hadiyono, menjelaskan Ramadan adalah memerangi hawa nafsu, syaitan. Jihad terbesar adalah jihad melawan hawa nafsu sendiri.

“Pasca Ramadan setidaknya kualitas dan kualitas ibadah kita terus dipertahankan sebelas bulan ke depan” tegasnya di depan umat yang hadir.

Selain itu dia menjelaskan makna Ramadan juga mengandung pesan sosial. Salah satunya dengan mendermakan zakat kepada orang – orang miskin.

“Zakat juga upaya menjaga jarak antara orang kaya dan orang miskin” kata Muktar.

Ribuan jemaah yang memadati halaman masjid Sa’ad Bin Abi Waqosh itu dipimpin oleh Ust. Esa Ahmad. (Gerasimo Satria/VoN).

Manggarai Barat
Previous ArticlePuisi-Puisi Francis Mura (Catatan oleh Redaksi)
Next Article Lepas 50-an Lampion, Remaja Mesjid Bebeng Ingin Perkuat Toleransi 

Related Posts

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat yang Rusak akibat Gempa

28 Agustus 2026
Terkini

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.