Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Netizen Dukung Alasan Marianus Sae Tolak Pakai APBD untuk TdF
HEADLINE

Netizen Dukung Alasan Marianus Sae Tolak Pakai APBD untuk TdF

By Redaksi29 Juni 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para petani di Borong sedang menyaksikan TdF 2016 dari sawah mereka (Foto: Okezone.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang, Vox NTT-Bupati Ngada Marianus Sae adalah satu-satunya bupati di Flores, NTT yang berani menolak mengalokasikan APBD untuk kegiatan Tour de Flores.

Marianus mengatakan Pemerintah Kabupaten Ngada saat ini tidak memiliki dana untuk kegiatan Tour de Flores (TdF) 2017.

“APBD di tahun 2017 tidak ada item anggaran untuk TdF. Jujur, kita tidak memiliki dana itu, ” kata Bupati Marianus saat dihubungi Voxntt.com pada Rabu (27/6/2017) sore melalui telepon.

Bupati Ngada dua periode ini juga menilai uang sebesar itu akan lebih baik kalau dipakai untuk pemberdayaan ekonomi dan pariwisata rakyat.

“Tentunya dana itu tidak sedikit. Uang sebesar itu lebih baik dipakai untuk pemberdayaan ekonomi dan pariwisata rakyat atau membiayai program-program pembangunan di daerah yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ketimbang untuk kegiatan TdF” kata Marianus.

BACA: Jujur dengan Kondisi Anggaran, Ini Alasan Bupati Ngada Tolak Alokasi Dana untuk TdF

‎Tour de Flores, jelas Marianus adalah perjalanan wisata yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dari satu tempat ke tempat lain. Biasanya diselenggarakan oleh sebuah biro atau agen perjalanan pariwisata itu sendiri. 

“Bukan mereka datang jalan-jalan ke daerah kita terus kita yang membiayai mereka. Kan ini sangat tidak masuk akal bagi saya. Kita mau ambil uang dari pos mana?” tegasnya.

BACA: Tour de Flores: Bencana atau Berkat?

Atas sikapnya yang bertolak belakang dengan bupati-bupati lain se daratan Flores itu, Marianus mendapat pujian dari netizen di berbagai grup facebook di NTT. Berikut beberapa pujian atas sikap Bupati Marianus menolak alokasi anggaran untuk TdF:

Benny M. Thursil II di grup Ngada Bangkit misalnya menilai pernyataan bupati Marianus sangat pro terhadap rakyat.

“Pernyataan yg bagus dgn mengutamakan kebijakan pembanguban yg berdampak langsung pd masyarakat Ngada” tulis Benny.

Akun Juand Fernando Mmc menulis: “Sangatlah bijak dlm mengambil sebuah keputusan,…
MANTAP JOKER,,,,”

Martin Demu : “Pernyataan yg patut di tiru, kepedulian demi kesejahteraan rakyatnya. Sosok pemimpin idaman masa depan. Obrigado”

Wilma Wattimena :”Mantap benar pak Bupati…kebijakan yang keluar dari hati dan pikiran yang jernih…!
Tuhan menyertai dan memberkatimu pak Bupati dengan segala kelimpahan anugerah ,hikmat,pengertian, kekuatan, kuasa ,otoritas, dan perlindungan dari sorga….untuk membangun negeri ini ,khususnya kabupaten Ngada lebih baik lagi,dalam kebenaran dan keadilan…..demi kesejahteraan rakyat banyak……amen.IMANUEL”

BACA:Tour de Flores dan Ironi Kondisi Infrastruktur

Di grup facebook lain seperti Veki Lerik Bebas Bicara, Bicara Bebas, salah satu grup dengan anggota terbanyak di Kota Kupang juga mendapat sambutan yang sama.

Alfons Seran, salah satu akun di grup itu memuji sikap Marianus Sae. “Hebat… Ini baru betul. Salut dengan Pak Bupati Ngada.” tulis Seran

Putra Lontar : “TdF hanya utk RAMPOK APBD kabupaten di Flores…..”

Aiis Mesakh Damra: “Kerenn. Cari sponsor saja.”

Di grup Demokrasi Mabar, pernyataan Marinus juga mendapat pujian.

“Ini baru bupati hebat..” tulis Kornelius Rahalaka .(VoN).

Kota Kupang
Previous ArticleWarga Desa Boru Kedang Gotong Royong Kerjakan Gedung Bumdes
Next Article Dalam Nada Syukur, Warga Welo Gelar Upacara Penti dan Congko Lokap

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026

SPPG Oebobo TDM Tidak Beroperasi Sementara, Pengelola Sebut Kendala Pengadaan Bahan Baku

9 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.