Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Soal Pungli, Kepsek SMPN 1 Bisel TTU Dinilai Melawan Hukum
VOX GURU

Soal Pungli, Kepsek SMPN 1 Bisel TTU Dinilai Melawan Hukum

By Redaksi5 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis PPO TTU, Drs. Emanuel Anunut
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga TTU, Emanuel Anunut menilai dugaan adanya pungutan liar (pungli) oleh Kepala SMP Negeri 1 Biboki Selatan (Bisel) Fabianus Suban melanggar hukum.

Pungli itu diduga dilakukan Kepsek Fabi kepada ratusan guru dari berbagai kecamatan di Kabupaten TTU. Dalihnya yakni untuk proses pencairan dana tunjangan khusus.

Menurut Emanuel, penentuan nama – nama guru yang berhak mendapatkan dana tunjangan khusus sepenuhnya merupakan wewenang pemerintah pusat tanpa diintervensi pihak manapun.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kadis PPO TTU saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya, Rabu (5/7/2017).

“Ini jelas merupakan perbuatan melawan hukum karena untuk dapat dana tunsus (tunjangan khusus) bagi guru yang mengabdi di daerah terpencil, terbelakang dan terluar itu kewenangannya ada di pemerintah pusat dan regulasinya cukup ketat sehingga tidak bisa gunakan sistem orang dalam,” tegasnya.

Baca: Ini Penjelasan Kepsek SMPN 1 Bisel TTU Terkait Tudingan Pungli Ratusan Juta

Emanuel mengaku, pihaknya sudah mendapatkan laporan sejak beberapa waktu lalu dan yang bersangkutan sudah dipanggil oleh Sekda TTU untuk dimintai klarifikasi.

Namun ia tidak mengetahui lanjutannya lantaran baru jadi Kepala Dinas PPO beberapa waktu lalu.

Menurut Emanuel tindakan yang diduga dilakukan oleh oknum kepsek tersebut sebagai upaya untuk memperkaya diri sendiri. Sehingga dirinya meminta kepada para guru yang menjadi korban agar berani melaporkan kasus ini ke pihak penegak hukum.

“Kalau sanksi administrasinya kita menunggu hasil proses hukumnya dulu,kalau yang bersangkutan terbukti bersalah maka akan kita tindak tegas,” ungkapnya.

Terkait adanya isu yang beredar bahwa saat ini SK penerima tunsus sudah sampai di dinas PPO TTU, Emanuel mengatakan hal tersebut memang benar adanya.

Namun tidak semua guru mendapatkan dana tersebut karena memang prosedurnya cukup ketat.

Dia menghimbau agar para guru semestinya berpuas diri dengan dana sertifikasi yang diperoleh secara menyeluruh dan dirinya juga meminta agar para guru lebih berhati – hati sehingga tidak gampang dibodohi oleh oknum tak bertanggung jawab. (Eman Tabean/VoN)

TTU
Previous ArticleLelang Jabatan di Mabar Jangan Sekedar Formalitas
Next Article Warga Golo Wune: Kami Sudah Kumpul Uang, Mana Rumah Bantuannya?

Related Posts

Cakades Termuda di Pilkades Wewa, Yohanes Dedipati Usung Desa MAJU

8 Agustus 2026

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.