Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Warga Golo Wune: Kami Sudah Kumpul Uang, Mana Rumah Bantuannya?
VOX DESA

Warga Golo Wune: Kami Sudah Kumpul Uang, Mana Rumah Bantuannya?

By Redaksi5 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Pungli
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT– Warga Desa Golo Wune, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) menanyakan alasan bantuan rumah murah di desa itu tidak terealisasi.

Padahal rumah warga sudah difoto dan memberikan uang sebesar Rp 50 ribu sesuai permintaan petugas.

Warga Desa Golo Wune yang enggan menyebut namanya kepada VoxNtt.com, Senin (3/7/2017) mengaku bingung karena hingga saat ini rumah bantuan yang dijanjikan pemerintah tak kunjung muncul.

“Kami sudah kumpul uang, mana rumah bantuannya? Kami merasa telah dikecewakan oleh pemerintah desa. Mereka menjanjikan rumah murah, tetapi hingga saat ini tidak ada realisasinya,” ujarnya.

Pada tahun sebelumnya lanjut dia, mereka pernah didatangi oleh beberapa petugas yang mengambil foto rumah tak layak dihuni. Para petugas meminta biaya kepada warga sebesar Rp 50.000.

“Pada tahun 2013 yang lalu, pemerintah desa melalui petugasnya mendatangi setiap rumah untuk mengambil gambar rumah kami, tujuan foto untuk mendapatkan bantuan rumah murah bagi warga yang rumahnya tak layak dihuni,” ujar dia

Dirinya juga mengaku tidak paham alasan petugas meminta uang kepada warga. Kendati begitu, warga terpaksa memberikan uang dengan harapan mendapat bantuan rumah dari pemerintah.

“Tetapi, nyatanya hingga sekarang tidak ada. Uang yang kami kumpulkan juga lenyap begitu saja,” kata sumber itu.

Sementara Kades Golo Wune, Fitalis Videlis, ketika dikonfirmasi Voxntt.com, via pesan singkatnya, Selasa (3/7) menjelaskan uang 50 ribu itu digunakan untuk kelengkapan dokumen. Tetapi bukan pungutan, sebab ada proposalnya. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleSoal Pungli, Kepsek SMPN 1 Bisel TTU Dinilai Melawan Hukum
Next Article Usai Ramadan, Kemenag Nagekeo Gelar Acara Halalbihalal

Related Posts

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Mahasiswa Unika Ruteng Latih Siswa SDK Lungar dan SMPN 10 Satarmese Tarian Sae Tiba Meka

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.