alterntif text

Larantuka VoxNtt.com-Gregorius Duli Langobelen biasa disapa Erich lolos sebagai salah satu peserta yang akan ikut dalam Ubud Writers and Readers Festival pada 25-29 Oktober 2017 mendatang di Bali.

Erich adalah seorang mahasiswa STFK Ledalero kelahiran Lewoleba-Lembata, 29 Januari 1994.

Selain aktif bergiat di komunitas teater Tanya Ritapiret, ia juga bergiat di Komunitas KAHE Maumere.

Keberhasilannya lolos sebagai salah satu peserta bersama empat belas penulis se-Indonesia sungguh merupakan sebuah kebanggan.

Menurut Erich dari catatan panitia kurasi ada 913 karya sastra yang masuk ke meja panitia. Dan naskah Erich terpilih untuk ikut dalam Ubud Writers and Readers Festival tahun ini.

Erich menjelaskan bahwa Ubud Writers and Readers Festival merupakan festival sastra terbesar di Asia Tenggara.

Misi dari festival ini adalah untuk mewujudkan sebuah festival berskala internasional dengan berbagai ide, pemikiran, serta isu-isu global.

Erich sendiri sudah menghasilkan karya antologi puisi berupa Luna dan Masouleum dan menulis puisi di Kompas, Media Indonesia dan media-media lokal di NTT.

Dari Maumere, Dede Aton dan Kikan, kawan Erich yang tergabung dalam Komunitas KAHE Maumere mengaku bangga dengan pencapaian yang diraih Erich sampai lolos ke Ubud Writers and Readers Festival.

“Ini bukti perjuangan Erich.┬áBukti juga kalau kualitas karya-karya daerah bermutu tinggi. Dan saya kira di Komunitas KAHE ikut membantu membangun kreasi Erich” demikian kata Dede.

Sementara itu Kikan berpendapat bahwa Erich memang layak untuk itu. Dia adalah contoh penulis muda yang berbakat dan tahu persis bagaimana bakatnya harus dituangkan pada porsi dan tempat yang pas.

“Tulisan-tulisannya semakin matang. Salut deh untuk Erich,” aku Kikan ikut bangga. (Hengky Ola/VoN).