Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»DISNAK Provinsi NTT Gelar Kontes Ternak di Desa Naekasa Belu
Regional NTT

DISNAK Provinsi NTT Gelar Kontes Ternak di Desa Naekasa Belu

By Redaksi13 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para Peserta Sementara Menyiapkan Sapi yang Dilombakan (Foto Marcel Manek/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Dalam rangka memberikan motivasi kepada peternak di pulau Timor dan di NTT, Dinas Peternakan Provinsi NTT menggelar kontes ternak yang diselenggarakan di Desa Naekasa, Kota Atambua, Belu pada tanggal 13-15 Juli 2017.

Kepala Bidang Agribisnis dan Kelembagaan Peternakan Dinas Peternakan Provinsi NTT, Ir. Tay Renggi, MM kepada VoxNtt.com di Atambua, menyatakan bahwa tujuan diadakannya kontes ternak adalah untuk memberikan motivasi kepada peternak, agar bisa menghasilkan ternak bibit dan ternak potong yang berkualitas.

“Melalui kegiatan ini, kita berikan motivasi dan apresiasi atas apa yang dilalukan para peternak dalam memproduksi ternak bibit dan ternak potong” jelas Tay ketika ditemui di area kontes.

Dalam lomba kontes ternak kali ini, ada dua kategori yang dilombakan yaitu sapi Bali dan sapi Sumba kawin silang dimana pada masing-masing kategori yang dilombakan. Peternak yang sapinya keluar sebagai juara akan diberi hadiah dalam bentuk uang perangsang.

Lomba kontes ternak dan pakan lokal tingkat Provinsi NTT tahun 2017 juga diikuti peserta dari kabupaten/kota di daratan Timor yaitu Kabupaten Malaka, Belu, TTU, TTS, Kab. Kupang dan Kota Kupang.

Diakui Tay, tantangan dalam memenuhi produksi ternak di daratan Timor khususnya adalah pakan dan kesehatan hewan.

Namun untuk mensiasati dua hambatan tersebut, Dinas Peternakan Provinsi membangun koordinasi dengan Dinas Peternakan Kabupaten/Kota dan bersama para peternak untuk giat menanam pakan berupa hijauan.

Selain itu, untuk mencegah penyakit berbahaya yang dapat menyerang ternak, Dinas Peternakan secara rutin melakukan kegiatan vaksinasi agar tetap menjaga produksi ternak. (Marcel Manek/VoN).

Belu
Previous ArticleSebanyak 7 Atlet Kempo Mabar Ikut Kejurnaskot di Serang 
Next Article Ini Agenda Mahasiswa Dunia Saat Berada di Nagekeo

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.