Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Siswa SMAN 1 Aesesa Tewas Tersengat Listrik
HEADLINE

Siswa SMAN 1 Aesesa Tewas Tersengat Listrik

By Redaksi14 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga padati rumah duka korban Evensius Je (16)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT– Evensius Je (16), Siswa kelas 1 Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Aesesa Kabupaten Nagekeo tewas tersengat listrik, Kamis (13/7/2017).

Warga RT 04 Dusun I Desa Aeramo Kecamatan Aesesa itu meregang nyawa setelah tersengat listrik ‎saat memotong daun lamtoro untuk pakan kambing.

Kejadian naas itu terjadi Kamis sore sekitar pukul 18.00 Wita di Kampung Koba Fesa, RT 04 Dusun 1 Desa Aeramo.

Evensius Je merupakan siswa baru hari pertama, Kamis, mengikuti pengenalan lingkungan sekolah (PLS) SMAN 1 Aesesa.

Ia tertewas berawal korban dan sepupuhnya Dan (13) bersama-sama mencari daun lamtoro untuk makanan kambing yang tidak jauh dari rumahnya.

“Saya dan korban tadi sore sama-sama pergi cari daun untuk makanan kambing. Cari makanan kami kambing merupakan pekerjaan kami dua setiap sore. Ketika di tempat yang kami tuju itu, korban minta saya untuk tunggu di bawah pohon. Sedangkan korban yang memanjat pohon lamtaro,” kisah Dan kepada VoxNtt.com, Kamis malam.

Dia mengatakan, saat korban memotong dahan lamtoro pertama tidak menyentuh kabel listrik.

Namun, ketika memotong pada dahan kedua, tiba-tiba angin kencang. Dahan itu langsung tersentuh di kabel listrik.

Saat itu saya kaget karena ada ledakan kaya bom. Lalu saya panggil kak Je sebanyak tiga kali namun tidak ada suara lagi,” tuturnya.

Setelah bunyi ledakan lanjut Dan, tiba-tiba api mulai menyala di dahan lamtoro itu. Dan melihat korban tergantung di pohon.

“Saya langsung lari ke rumah panggil bapa‎k memberitahu kejadian itu,” kata Dan.

Kata dia, korban tidak sempat dibawa ke rumah sakit. Jenazahnya langsung dibawa ke rumah duka oleh warga setempat.

Sampai berita ini diturunkan, VoxNtt.com belum mendapatkan informasi resmi dari pihak Kepolisian Sektor Aesesa terkait tewasnya siswa SMAN 1 Aesesa tersebu.‎ (Arkadius Togo/VoN)

Nagekeo
Previous ArticlePembangunan Kesehatan Sebagai Investasi Kualitas SDM
Next Article Bansos Kedelai Rp 1 Miliar Lebih di Mabar Tidak Tumbuh

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.