Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Pembangunan Kesehatan Sebagai Investasi Kualitas SDM
KESEHATAN

Pembangunan Kesehatan Sebagai Investasi Kualitas SDM

By Redaksi14 Juli 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Marianus Sae
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Pembangunan kesehatan merupakan upaya untuk memenuhi salah satu hak dasar masyarakat.

Pembangunan kesehatan harus dipandang sebagai suatu investasi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Untuk menciptakan masyarakat yang sehat, tentu dibutuhkan banyak dukungan dari berbagai pihak. Agar tujuan menyehatkan masyarakat kabupaten Ngada dapat tercapai.

Demikian hal itu disampaikan Bupati Ngada Marianus Sae saat membuka acara Learning Event dan Handing Over Program STBM CSFUND oleh Plan International Indonesia ke pemerintah kabupaten Ngada belum lama ini.

Bupati Marianus mengatakan Plan Internasional bersama Pemda Ngada sejak tahun 2013 telah melaksanakan program sanitasi total berbasis masyarakat atau STBM.

Program ini akan berakhir pada bulan Juni 2017 yang lalu dan telah memberikan hasil yang cukup menggembirakan dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat, khususnya pada desa-desa di kecamatan yang menjadi pilot project.

Menurut Marianus selama kurang lebih 4 tahun, program ini telah dilaksanakan pada 30 desa dan 15 sekolah pada 3 kecamatan.

Program STBM ini juga dilakukan dengan beberapa kegiatan diantaranya pembentukan bumdesa dan beberapa kegiatan diantaranya pembentukan dan pelatihan wirausaha sanitasi (wusan), pembentukan bumdesa dan beberapa kegiatan penting lainnya.

Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari dukungan masyarakat khususnya ditingkat desa dan kecamatan. (Arkadius Togo/VoN)

Ngada
Previous ArticleMobil Ambulans Tilir Parkir di Rumah Pribadi, Keluarga Pasien Gawat Darurat Kesal
Next Article Siswa SMAN 1 Aesesa Tewas Tersengat Listrik

Related Posts

Mantan Kabag Ops Polres Nagekeo Diduga Bawa Kabur Anak Usia 5 Tahun

28 Mei 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.