Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Anggota DPRD NTT Pantau Proyek Irigasi dan Pengembangan Kambing Etawa
HEADLINE

Anggota DPRD NTT Pantau Proyek Irigasi dan Pengembangan Kambing Etawa

By Redaksi22 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Yeni Veronika dan H Yusuf M. Tahir, dua anggota DPRD NTT sedang mengukur kerusakan irigasi persawahan Ndeung, Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Dua anggota DPRD NTT, masing-masing, Yeni Veronika dan H Yusuf M. Tahir memantau sejumlah proyek irigasi dan pengembangan kambing etawa milik provinsi itu di Kabupaten Manggarai, Sabtu (22/7/2017).

Pantauan VoxNtt.com, Yeni dan Yusuf memantau irigasi persawahan Ndeung, Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong. Selanjutnya, mereka juga datang memeriksa kondisi irigasi di sejumlah tempat di Kecamatan Ruteng dan Wae Ri’i.

Selain memeriksa irigasi, dua anggota DPRD NTT Dapil 4 itu juga memeriksa pengembangan kambing etawa di Kampung Lidang, Desa Ndehes, Kecamatan Wae Ri’i.

Yeni Veronika kepada wartawan mengatakan, kondisi irigasi di persawahan Ndeung terdapat beberapa titik yang rusak parah dan membutuhkan penanganan oleh pemerintah provinsi NTT.

Terpantau, kondisi irigasi di persawahan itu memang sudah rusak di beberapa titik. Banyak tembok jebol di irigasi yang dibangun tahun 2008 lalu itu.

Akibat tembok jebol, banyak petani mengeluh air tidak jalan di dalam irigasi. Apalagi, banyak sampah terbawa air dan tertampung di persawahan warga Karot.

“Memang harus segera diperbaiki irigasi ini, tapi tidak sekarang perbaikannya,” ujar Yeni kepada sejumlah awak media.

Sedangkan, terkait pengembangan kambing etawa kata dia, pemerintah provinsi NTT membantu sebanyak 10 ekor tahun 2016 lalu kepada kelompok pengembang di Desa Ndehes.

Yeni Veronika dan H Yusuf M. Tahir, dua anggota DPRD NTT sedang memeriksa pengembangan kambing etawa di Lidang, Desa Ndehes, Kecamatan Wae Ri’i

Menurut politisi PAN itu, kambing asal India itu memang harganya cukup mahal dan paling banyak dicari konsumen.

Karena itu peluang pasarnya cukup bagus untuk membantu para petani karena harganya relatif mahal dari kambing biasa.

“Beli anaknya saja seharga Rp 5 juta. Beli pribadi tidak bisa, kecuali kelompok karena itu bantuan pemerintah,” tukas Yeni.

Dia menambahkan, untuk tahun 2017 pemerintah provinsi akan membantu sebanyak dua kelompok lagi di Manggarai untuk pengembangan kambing etawa.

Dua kelompok itu yakni, di Desa Golo Worok kecamatan Ruteng dan di Pulau Mules kecamatan Satarmese Barat.

Dia berharap agar kelompok petani yang mendapat bantuan tersebut memelihara dengan baik kambing etawa tersebut.

Hal itu dimaksud agar selain membantu ekonomi warga, juga bisa sebagai produsen anak kambing etawa bagi kelompok-kelompok lain ke depan.

“Permintaan (kambing etawa) banyak dengan harga mahal. Kembangkan itu kambing, kalau ada kelompok lagi bisa didrop dari kelompok yang sudah mengembang lebih dulu, sehingga tidak perlu lagi dicari di luar daerah,” jelas Yeni. (Adrianus Aba/VoN)

Manggarai
Previous ArticleGelar Mimbar Bebas, LMND Soroti Persoalan Agraria di TTU
Next Article Ketua DPD RI Dijadwalkan Ke Labuan Bajo, Ini Yang Akan Dilakukan

Related Posts

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026
Terkini

100 Siswa di Golo Mori Ikut Program Generasi Sehat Peringati Hari Anak Nasional

23 Juli 2026

40 Peserta Kwarcab Pramuka Manggarai Barat Ikut Jambore Daerah NTT X dan Jambore Nasional XII 2026

23 Juli 2026

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.