Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Remas Payudara Bidan, Pemuda Nagekeo Mendekam dalam Sel
NTT NEWS

Remas Payudara Bidan, Pemuda Nagekeo Mendekam dalam Sel

By Redaksi26 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT– Seorang pemuda asal Penginanga Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Marianus Sabhu, (21) ditangkap polisi.

Marianus ditangkap polisi karena dilaporkan sejumlah bidan dan pegawai yang bertugas di Puskesmas Aeramo.

Dia (Sabhu) diduga me‎lakukan pencabulan dengan modus meremas payudara para bidan dan pegawai yang hendak pulang dinas sore, dan malam dari puskesmas Aeramo.

Pelaku biasa beraksi di jalan Trans Maumere, tepatnya di Rane wilayah desa Aeramo.

‎Hal itu disampaikan Kapolsek Aesesa AKP Jamalludin Kepada Voxntt.com, Rabu (26/7/2017).

AKP Jamalludin mengatakan‎ pelaku biasanya beraksi saat para bidan atau pegawai pulang bertugas jaga di puskesmas Aeramo, dan sebaliknya dari Danga ke Aeramo.

Aksi meramas buah dada ini, biasa dilakukan pada sore dan malam hari.

Diceritakan Jamalludin, sebagaimana dilaporkan para korban, saat beraksi pelaku mepeti korban terdahulu di jalan, kemudian menggapai buah dada korban. Pelaku melancarkan aksi ini saat situasi jalan sedang sepi.

Kata Jamalludin, pengakuan korban aksi ini sudah dilakukan berturut-turut beberapa bulan terakhir ini.‎ “Pokoknya korban itu rata-rata bidan yang bertugas di Puskesmas Aeramo.

Kasus ini dilaporkan ke Polsek Aesesa, Selasa 25 juli 2017‎,” Jelas Jamalludin.

Dikatakannya, pelaku ditangkap di rumah kediaman orang tuanya di Penginanga, kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Selain menangkap pelaku, Polisi juga mengamankan 1 unit Speda motor R2 merk Yamaha MX tanpa plat nomor.

Jamalludin menambahkan, dari hasil introgasi, pelaku mengakui semua perbuatannya. Pelaku saat ini  telah diamankan di sel tahananan Polsek Aesesa‎‎.‎ (Arkadius Togo/VoN)

 

Nagekeo
Previous ArticleOknum Dinas PPO TTU Diduga Mengintervensi Pengelolaan DAK 2016 di SD dan SMP
Next Article Dituding Pindah Sepihak Proyek Irigasi di Desa Gulung, Bupati Deno: Itu Bohong

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.