Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Jelang HUT 72 RI, OMK Langa Gelar Turnamen Sepak Bola Dangdut Para Ibu
NTT NEWS

Jelang HUT 72 RI, OMK Langa Gelar Turnamen Sepak Bola Dangdut Para Ibu

By Redaksi14 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para Ibu saat berlaga (Foto: Arton)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-72, Orang Muda Katolik (OMK) di Langa menggelar Turnamen Sepak Bola Dangdut (SBD), khusus Ibu-Ibu antar Kelompok Umat Basis (KUB). Acara diawali dengan Apel pembuka di kampung Bomuzi desa Bomari Minggu, (13/08/2017).

Menurut ketua Panitia Penyelenggara, Mertin Lusi, pertandingan ini digelar dengan tujuan agar para ibu bisa memiliki waktu untuk bersenang. “selama ini para ibu lebih banyak fokus dengan pekerjaan rumah tangga, sedikit sekali memiliki waktu untuk berbaur bersama ibu-ibu yang lain, sehingga dengan adanya kegiatan ini para ibu diberi ruang untuk berekspresi,”katanya.

Turnamen ini sedikit berbeda dengan sepak bola biasanya yakni kostum yang digunakan adalah Baju Daster, dengan dandanan Menor. Pemain harus berjoget apabila musik dibunyikan pada saat permainan digelar.

Penilaian, diberikan berdasarkan skor cetak gol dan kehebohan joget dalam timnya masing-masing. Turnamen ini digelar sejak 13 hingga 17 agustus nanti.

Selain menggelar turnamen sepak bola dangdut untuk para ibu, OMK Langa juga menggelar pengibaran dan pemasangan bendera merah putih sepanjang 30 meter di puncak gunung Inerie pada puncak perayaan HUT, 17 Agustus 2017.

Sementara itu,  Ibu Nanda dan Ibu Rosa usai turnamen mengatakan, sangat bahagia bisa berekspresi bersama mama mama yang lain karena ini merupakan acara hiburan yang luar biasa. (Arkadius Togo/VoN)

 

Ngada
Previous ArticleKPU Ende : Anggaran Untuk Pemilu Serentak 2018 Sudah Final
Next Article Jalur Kembur-Lewe Bagai Kubangan Kerbau

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.