Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»GGD Diharapkan Bawa Perubahan untuk Pendidikan di Matim
VOX GURU

GGD Diharapkan Bawa Perubahan untuk Pendidikan di Matim

By Redaksi21 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saat semua GGD mendengar arahan dari Kasubag Kepegawaian Dinas PK Matim (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mempercepat proses pengangkatan Guru Garis Depan (GGD) menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Pengangkatan GGD yang siap turun di beberapa kecamatan di Matim diharapkan bisa membawa perubahan dalam dunia pendidikan di kabupaten itu.

Demikian disampaikan Kasubag Kepegawaian Dinas PK Matim, Benediktus Fir saat memberi arahan kepada 32 orang GGD di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK), Senin (21/8/2017).

Benediktus mengatakan kehadiran GGD di Matim diharapkan bisa membawa perubahan dalam dunia pendidikan di kabupaten itu.

GGD kata dia, adalah tenaga profesional. Guru-guru itu lulusan dari formasi khusus dan melalui seleksi.

Dia menjelaskan, perubahan yang dimaksudkan itu antara lain, metode-metode dan pendekatan-pendekatan yang digunakan dalam Kegiatan Belajar Mengajar (BBM).

“Tugas dari adik-adik adalah panggilan. Tentu panggilan ini berdasarkan impian kami dari manggarai timur untuk mendapatkan tenaga pendidik yang profesional,” kata Benediktus.

Disampaikannya, penempatan GGD di Matim bukan di daerah terpencil, tetapi di sekolah yang membutuhkan tenaga profesional.

Di ujung timur Manggarai itu, mereka ditempatkan di Kecamatan Elar, Sambi Rampas, dan Lamba Leda.

“Tentu perubahan banyak hal. Perubahan dari mutu pendidikan. Perubahan dari cara pikir masyarakat di situ. Karena mereka ini adalah formasi khusus GGD. Jadi, harapannya mereka bisa membawa perubahan khususnya di bidang pendidikan,” kata Benediktus.

Sementara itu, Koordinator GGD Wilayah Matim Selviana Mutiara Negara kepada VoxNtt.com mengatakan pihaknya sudah siap menjalankan tugas dan panggilan yang diemban oleh Negara di Matim.

“Kami semua sudah siap. Kami punya tanggung jawab moral saat memilih masuk ke jalur GGD. Kami sudah siap dengan segala keterbatasan di tempat tugas nanti. Sebagian besar dari kami juga sudah berpengalaman di daerah 3T saat mengikuti program SM3T. Jadi bukan hal baru lagi menghadapi keterbatasan di daerah. Sudah jadi tanggung jawab kami untuk mencerdaskan anak bangsa,” kata Mutiara. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleWarga Watumerak: PLN Jangan Seperti ‘Kura-Kura Dalam Perahu’
Next Article Kondisi Taman di Tugu Binmafo Memprihatinkan

Related Posts

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Mahasiswa Unika Ruteng Latih Siswa SDK Lungar dan SMPN 10 Satarmese Tarian Sae Tiba Meka

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.