Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Dalam Tahapan Pilkada, KPUD Matim Hasilkan Produk Dasar Hukum Perdana
Pilkada

Dalam Tahapan Pilkada, KPUD Matim Hasilkan Produk Dasar Hukum Perdana

By Redaksi12 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saat Komisioner KPUD Matim Memberikan keterangan pers di Kantor KPUD Matim (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Komisi Pemilihan Umum Daerah Manggarai Timur (KPUD Matim) menetapkan produk dasar hukum perdana untuk pencalonan bupati dan wakil bupati yang bakal bertarung di Pilkada 2018 mendatang.

Dasar hukum itu nantinya bakal mengatur, baik bagi pencalonan perseorangan maupun lewat dukungan parpol atau gabungan parpol.

Ketua KPUD Matim, Ambrosius Arifin saat konfresi pers di kantornya, Senin (11/09/2017) mengatakan, penetapan produk dasar hukum perdana itu dilakukan Jumat akhir pekan lalu.

Menurut dia, dasar hukum itu telah dilakukan berdasarkan regulasi, yakni memperhatikan petunjuk teknis dalam Peraturan KPU Nomor  1 tahun 2017 tentang Tahapan Pelaksanaan Pemilihan Gubernur Wakil Gubernur, Bupati Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Selain itu, merujuk pada Peraturan KPU Nomor  3 tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur Wakil Gubernur, Bupati Wakil Bupati, serta Wali Kota Wakil Wali Kota.

Berdasarkan regulasi, jelas Ambrosius, KPU Matim melaksanakan beberapa agenda Pilkada.

Agenda-agenda itu pertama, penetapan syarat dukungan minimum calon perseorangan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Matim 2018, nomor 08/Kpts/KPU-Kab/018-964947/IX/2017.

Kedua, penetapan syarat dukungan Parpol/Gabungan Parpol mengajukan calon Bupati dan Wakil Bupati dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Matim tahun 2018, nomor 07/Kpts/KPU-Kab/018-964947/IX/2017.

“Ini produk yang menjadi dasar hukum pengusungan calon, baik perseorangan maupun yang oleh parpol gabungan parpol. Kita memberi dasar hukumnya. Sehingga apa yang menjadi diskusi sekarang menjadi terfokus. Sehingga kita bicara secara proporsional dan tepat. Karena termasuk teknis pencalonan itu sendirit,” kata Ambrosius.

Ketua Devisi Teknis KPUD Matim, Hubertus Servus dalam kesempatan itu menyampaikan calon perseorangan harus memenuhi jumlah dukungan minimal rendah 10 % yaitu 171.412 dukungan dan harus tersebar di lebih dari 50 % kecamatan dalam wilayah Kabupaten Matim yaitu sebanyak lima kecamatan.

“DPT Matim pemilihan terakhir (Pilpres 2014) = 171.412 pemilih. Syarat calon perseorangan 10 % 171.412 = 17.141,20 dibulatkan = 17.142 KTP,” jelas Hubertus.

Sementara bagi calon dari partai politik atau gabungan partai politik, jelas dia, paling sedikit  20 % dari 30 kursi di DPRD Matim yaitu paling sedikit 6 kursi, atau memperoleh suara paling sedikit  25 % dari akumulasi jumlah suara pemilu DPRD tahun 2014 sebanyak 128.697 adalah 32.174, 25 suara dibulatkan 32.175.

“Ketentuan ini hanya berlaku bagi partai politik yang memiliki kursi di DPRD Matim,” tegasnya. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleNasDem Dorong David Sutarto di Pilkada Matim
Next Article Dua Hari Hilang, Warga Nagekeo ini Ditemukan Tewas di Kebun

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
Terkini

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.