Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tata Kelola Kehutanan di Manggarai Barat Diperkuat
Regional NTT

Tata Kelola Kehutanan di Manggarai Barat Diperkuat

By Redaksi12 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peserta Pelatihan Tata Kelola Kehutanan di wilayah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar),
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT– LSM Burung Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Tata Kelola Kehutanan terhadap 15 calon tata kelohan hutan di wilayah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) di Hotel La Prima Labuan Bajo, Selasa (12/9/2017).

Pelatihan itu yang berlangsung sejak Senin 11 September hingga 15 septmber 2017 itu dibawakan oleh ahli kehutanan senior dari The Center For International  Development and Training,University of Wolverhampton Inggris, Des Mahoney dan Richard Nyirendap.

Sebelum pelatihan di Labuan Bajo, peserta terlebih dahulu mengikuti kegiatan  selama satu minggu di Kota Bogor untuk mengembangkan konsep dan perkembangan tata kelola kehutanan dalam lingkup nasional dan internasional.

“Pelatihan ini diharapkan mampu menghasilkan para pelatih yang handal dalam tata kelola kehutanan di wilayah Kabupaten Mabar,”tutur Geanisa Vianda,  Forest Management Officer Burung Indonesia kepada wartawan,Selasa (12/9/2017).

Vianda mengatakan Burung Indonesia telah bekerjasama dengan masyarakat dan Pemerntah Kabupaten (Pemkab) Mabar sejak 2008 lalu, terutama di Bentang Alam Mbeliling.

Selama lima tahun mendatang, melalui program ini diharapkan akan terjalin kerjasama yang kuat dengan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah untuk menurunkan peredaran kayu ilegal di pasar domestik dan nasional.

Hal ini kata Vianda bertujuan untuk menekan laju deforestasi hutan di Manggarai Barat dengan memperkenalkan dan mendorong implementasi Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) serta terbangun jejaring pemantau kehutanan di kawasan Mabar.

Para peserta berasal berbagai latar belakang, mulai dari perwakilan petani, para pemangku kepentingan di Manggarai Barat, jaringan pemantau independen, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, hingga Kelompok Kerja Restorasi Ekosistem (Pokja RE).

“Para peserta akan merancang dan mempraktikkan pelatihan kepada anggota lainnya terkait konsep kunci dan pendekatan untuk mencegah pengelolaan hutan yang tidak lestari,” jelasnya.

Vianda menambahkan pelatihan ini juga bertujuan untuk mendukung pengelolaan Bentang Alam Mbeliling yang produktif dan berkelanjutan, menekan laju deforestasi hutan, dan menurunkan peredaran kayu ilegal dengan memperkenalkan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) di kawasan Mabar.

Koordinator Program Kehutanan Burung Indonesia, Asep Yayat berharap pengembangan kawasan kehutanan di wilayah Mabar menjadi daya tarik wisatawan yang berminat khusus seperti pengamat burung, penikmati keindahan Bentang Alam Mbeliling, dan penikmat atraksi budaya. (Gerasimo Satria/VoN).

Manggarai Barat
Previous ArticleSeluruh Desa dan Kelurahan di TTU Alami Rawan Pangan
Next Article Jumlah Penduduk Miskin di Sikka Terus Meningkat

Related Posts

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.