Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»23 Puskesmas Di Sikka Belum Terakreditasi
HEADLINE

23 Puskesmas Di Sikka Belum Terakreditasi

By Redaksi13 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Puskesmas Nele. 1 dari 2 puskesmas di Sikka yang telah terakreditasi. (Foto: Are)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Dari 25 Puskesmas yang ada di Kabupaten Sikka, 23 di antaranya belum terakreditasi. Dua puskesmas yang sudah terakreditasi yakni Puskesmas Nele dan Puskesmas Magepanda.

Anggota Komisi 1 DPRD Sikka dari Fraksi Gerindra, Fabianus Toa mempertanyakan komitmen Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Dalam reses saya pada Agustus lalu, saya temukan bahwa puskesmas-puskesmas kita belum diakreditasi. Bahkan sebagian besar puskesmas belum memiliki sertifikat tanah, atau pun Izin Mendirikan Bangunan (IMB),” terang Toa kepada VoxNtt.Com, Senin (11/9/2017) di Kantor DPRD Sikka.

Menurutnya sesuai dengan Permenkes Nomor 75 Tahun 2014, tentang Pusat Kesehatan Masyarakat, mewajibkan adanya akreditasi untuk menilai standar pelayanan setiap puskesmas.

“Kalau belum terakreditasi, artinya belum memenuhi stadar fasilitas kesehatan yang semestinya,” ungkap Toa.

Oleh karenanya, dia menghimbau Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka agar mempercepat proses akreditasi, dan melengkapi segala keperluan yang berkaitan dengan akreditasi.

“Anggaran untuk akreditasi juga harus dipersiapkan, sehingga tidak membebani Puskesmas. Ada informasi di salah satu kecamatan yang melakukan akreditasi tahun sebelumnya, Puskesmas harus menggunakan uang sendiri bahkan camat pun ikut membantu membiayai kekurangan dengan uang pribadi,” tegasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Dedy Benyamin membenarkan hal tersebut ketika ditemui oleh VoxNtt.Com di ruangan kerjanya, Jumad (8/9/2017) lalu.

Dikatakannya tahun 2016 terdapat 3 puskesmas yang mengikuti program akreditasi yaki Nele, Magepanda dan Paga. Akan tetapi, dari 3 puskesmas tersebut hanya 2 yang lolos semetara Puskesmas Paga belum lolos akreditasi.

Tahun ini akan ada 6 puskesmas yang mengikuti program akreditasi. Bila belum terakreditasi maka akan berdampak, salah satunya terhadap pembayaran kapitasi jasa pelayanan JKN-KIS.

“Tujuannya akreditasi ini untuk peningkatan mutu pelayanan, dan transparansi pengelolaan puskesmas,” ungkap Benyamin. (Are De Peskim/VoN)

 

 

Sikka
Previous ArticleMeriahkan HUT Kota Kefamenanu ke- 95, Pemda TTU Gelar Aneka Festival Budaya
Next Article Dituduh Gelapkan Gaji Perangkat Desa, Ini Tanggapan Kades Rura

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026
Terkini

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.