Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tabrak Anak dengan Traktor, Oknum PNS di Matim Dikecam
Regional NTT

Tabrak Anak dengan Traktor, Oknum PNS di Matim Dikecam

By Redaksi15 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Edigius Dahal
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Tokoh muda asal Borong, Edi Dahal mengecam keras tindakan Erik Saka, oknum PNS di Dinas Pertanian Manggarai Timur (Matim).

Edi Dahal menilai Erik Saka mati rasa dan tidak bertanggung jawab usai melakukan penabrakan terhadap Indra Pramana, siswa kelas 9 SMPN 1 Borong yang berasal dari Kampung Watu Ipu, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong-Matim.

Baca: Diduga Mabuk, Oknum PNS di Matim Berbuat Ulah Saat Pawai Pembangunan

Insiden penabrakan tersebut terjadi saat kegiatan pawai pembangunan di Dermaga Pantai Borong pada 19 Agustus lalu.

“Karena itu, sebagai kaum muda Matim, saya mengecam tindakan oknum PNS tersebut. Ini merupakan prilaku yang tidak manusiawi. Saya minta, dia jangan mati rasa. Dia jangan pura-pura tidak tahu. Seolah-olah merasa diri benar dan hebat,” kata Edi Dahal kepada VoxNtt.com di Borong, Kamis (14/9/2017).

Dia menegaskan, seharus sebagai orang Manggarai Erik Saka harus memahami adat jika telah terjadi kesalahan.

Minimal ia mampu bertanggung jawab dengan menemui keluarga korban setelah melakukan aksi tidak terpuji itu.

Baca: Korban yang Ditabrak Traktor Minta Pelakunya Diproses Hukum

“Saya berharap agar pihak berwajib untuk bisa menanggapi atau memeroses pelakunya. Minta pertanggungjawaban dari oknum PNS tersebut. Pemerintah dalam hal ini bupati mesti copot dia dari jabatannya. Mental apatis di kalangan birokrasi tidak boleh dibiarkan,” tegasnya. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleWabup Malaka Tutup Usia
Next Article Tahun 2017, DAU di Manggarai Dipotong Hingga Rp 5 Miliar

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.