Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Hampir Dua Tahun, Warga Elsel Jalan Kaki 2 Kilometer Cari Sinyal Telepon
NTT NEWS

Hampir Dua Tahun, Warga Elsel Jalan Kaki 2 Kilometer Cari Sinyal Telepon

By Redaksi20 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Adolfus Tahu, Camat Elar Selatan
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Sejak runtuhnya tower telkomsel di Kecamatan Elar Selatan (Elsel) tahun 2016 lalu, warga terpaksa harus berjalan sejauh dua kilometer untuk mendapatkan sinyal telepon.

Adolfus Tahu, Camat Elar Selatan mengatakan hal itu saat ditemui VoxNtt.com di kantor DPRD Manggarai Timur (Matim), Rabu (20/9/2017).

Tidak hanya sinyal telepon, warga juga kesulitan mengakses informasi-informasi melalui TV dan radio. Selama kurang lebih dua tahun terakhir, sinyal sama sekali hilang.

“Saya selama ini, kalau mau telepon ke luar, harus jalan kaki dua kilo (meter) dari rumah untuk cari sinyal. Ini sudah hampir dua tahun. Sejak tahun 2016 lalu sampai saat ini,” aku Camat Adolfus.

Kerusakan tower telkomsel di Elsel pada tahun 2016 kata dia, disebabkan karena badai melanda Matim cukup lama.

Karena itu, Adolfus berharap agar pemerintah kabupaten Matim bisa segera memperbaiki tower tersebut untuk memudah warga berkomunikasi lewat telepon seluler.

Kepala Dinas Kominfo Matim Hironimus Nawang saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya membenarkan adanya kerusakan tower telkomsel di Elsel pada tahun 2016 yang lalu. Pihaknya juga sudah berusaha memperbaiki tower itu di tahun 2017 ini.

“Itu sedang ditangani. Tahun ini tower itu diperbaik dan sekarang sedang dalam proses pengerjaan. Tidak lama lagi, masyarakat di sana kembali menikmati sinyal telepon yang bagus tanpa harus jalan kaki lagi,” tegas Kadis Hiro. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleLelah Hadapi Jalur Maut, Warga Lamba Leda Nilai YOGA Gagal
Next Article Kor Sakeng, Dedikasikan Hidup Bagi Buruh Migran

Related Posts

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026
Terkini

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.