Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Warga Mantan Pejuang Tim-Tim Siap Duduki PLBN Motaain
NTT NEWS

Warga Mantan Pejuang Tim-Tim Siap Duduki PLBN Motaain

By Redaksi26 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana persiapan aksi Senin pagi di Haliwen, Atambua. ( Foto: Marcel)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Ratusan warga mantan pejuang integrasi Timor-Timur (Timtim) yang berdomisili di Kabupaten Belu siap menduduki Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Motaain.

Rencana tersebut disampaikan koordinator aksi Mariano Parada kepada VoxNtt.com pada Senin, (25/9/2017) di sela-sela persiapan untuk melakukan aksi damai.

Namun aksi Senin kemarin dibatalkan karena masih menunggu perintah dari Erico Guteres selaku koordinator aksi di Kupang.

Mariano menjelaskan bahwa aksi yang akan dilakukan untuk mendukung
aksi serupa yang dilakukan di Kantor Gubernur NTT dipimpin langsung mantan Panglima PPI Eurico Guterres.

Disampaikan, bahwa apabila pemerintah tidak merespon aksi itu, maka akan dilakukan aksi dengan jumlah massa yang lebih besar dengan melibatkan semua mantan milisi/pasukan pejuang integrasi 1999 silam.

“Kami harapkan, apa yg telah disampaikan melalui aksi di Kupang, bisa segera di respon oleh pemerintah. Karena klo tdak mendapat respon positif dari pemerintah dalam waktu dekat, maka kami akan melakukan aksi damai dengan jumlah massa lebih banyak di Motaain-Perbatasan RI-Timor Leste,” tegas Mariano.

Disampaikan bahwa seluruh mantan anggota milisi sudah siap untuk melakukan aksi, namun masih menunggu perintah lebih lanjut dari Erico Guterez selaku mantan panglima PPI.

Untuk diketahui, aksi damai yang hendak dilakukan mantan pasukan pejuang integrasi, sebagai akibat dari minimnya perhatian pemerintah kepada kesejahteraan hidup mantan pejuang intefrasi. (Marcel/AA/VoN)

Belu
Previous ArticlePemkab Sikka Segera Bahas Penghapusan Aset di Pelabuhan L. Say Bersama DPRD
Next Article Bentuk MPA, Cara Kades Nginamanu Ngada Antisipasi Bahaya Kebakaran

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.