Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Bentuk MPA, Cara Kades Nginamanu Ngada Antisipasi Bahaya Kebakaran
VOX DESA

Bentuk MPA, Cara Kades Nginamanu Ngada Antisipasi Bahaya Kebakaran

By Redaksi26 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Petugas kebakaran sedang memadamkan api di lokasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Di desa Nginamanu kecamatan Wolomeze kabupaten Ngada memiliki cara tersendiri untuk mengantisipasi bahaya kebakaran.

Berangkat dari inisiatif Kepala Desa (Kades) Don Bosco Lemba dan warga, mereka membentuk forum Masyarakat Peduli Api (MPA).

Forum ini dibentuk untuk menyadarkan masyarakat desa Nginamanu akan bahaya kebakaran.

Selain menyadarkan masyarakat untuk mengantisipasi kebakaran, anggota MPA juga siap bekerja melakukan tindakan cepat jika terjadi insiden serupa di wilayah desa Nginamanu.

Kades Don Bosco berharap dengan terbentuknya MPA, warga di desanya bisa disadarkan dan mendapat pemahaman untuk mengantisipasi bahaya kebakaran.

Upaya pemahaman itu akan dimulai dari para anggota MPA dengan berbagai tugas yang diemban.

Hal ini disampaikan Kades Don Bosco kepada wartawan pada kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Dinas Kehutanan Provinsi NTT baru-baru ini.

Dia menjelaskan anggota kelompok MPA adalah warga Nginamanu.

Mereka diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menggerakan kesadaran masyarakat tentang bahaya kebakaran bagi kehidupan.

Anggota forum MPA juga ikut menggalang masyarakat dalam mendukung upaya melestarikan hutan.

Sebab menurut Kades Don Bosco, pelestarian hutan merupakan salah satu cara membangun kualitas lingkungan bagi kehidupan.

Dia menambahkan, forum MPA tidak diberikan anggaran khusus oleh pemerintah desa.

Namun kata Kades Don Bosco, pihaknya tetap memberikan atensi dan berupaya menganggarakannya dari pos dana desa sebagai stimulus.

Menurutnya, tugas ini sangat penting dan urgen karena kebakaran sudah menjadi bencana tahunan yang harus dicegah bersama. (Arkadius Togo/AA/VoN)

Ngada
Previous ArticleWarga Mantan Pejuang Tim-Tim Siap Duduki PLBN Motaain
Next Article Mahasiswa Gantung Diri Kembali Terjadi di Kupang

Related Posts

Cakades Termuda di Pilkades Wewa, Yohanes Dedipati Usung Desa MAJU

8 Agustus 2026

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026

Ibu dan Anak di Aimere Ngada Jadi Korban Kekerasan

9 Juni 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.