Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Offroader Nasional Takluk di Sirkuit Haliwen
NTT NEWS

Offroader Nasional Takluk di Sirkuit Haliwen

By Redaksi8 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Offroader Eko Prasetyo saat tampil di sirkuit Haliwen. (Foto: Marcel)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT-Offroader nasional Eko Prasetyo yang tampil pada turnamen Wirasakti Offroad bersama tim Clardel dari Timor Leste gagal finish pada laga hari kedua Wirasakti Offroad di sirkuit Haliwen Atambua, Sabtu (7/10/2017).

Wirasakti offroad 2017 itu diselengarakan oleh Korem 161 Wirasakti Kupang bersama Kodim 1605 Belu sejak Jumat 6 Agustus hingga hari ini Minggu (8/10/2017).

Event ini menjadi bagian perayaan untuk memperingati HUT TNI ke-72.

Eko sendiri merupakan kelas 2051-4800 CC. Banyak offroader, baik di daratan Timor maupun dari Jawa dan Timor Leste ikut bertarung untuk memperebutkan gelar juara.

Pantuan VoxNtt.com, Eko yang tergabung dalam Clardel Team asal Timor Leste dengan nomor star 21, nomor lambung 071 tidak mampu menyelesaikan balapan dan mobilnya terpaksa dievakuasi oleh panitia.

Mobil jenis MRT05 mengalami kerusakan pada transmisi sehingga tak bisa melanjutkan balapan. Demikian jelas Eko kepada VoxNtt.com.

Eko yang menggeluti offroad sejak 1996 mengaku dirinya tidak bisa menyelesaikan balapan karena mobil yang ditunggangi mengalami gangguan teknis. Beberapa baut penyangga roda dan transmisi terlepas, sehingga mobilnya tidak bisa lagi melaju di sirkuit yang berlumpur.

Meskipun penampilannya tidak maksimal, Eko mengaku tetap optimis untuk terus berjuangan bersama timnya.

Dia mengaku dirinya kurang beruntung dalam penampilannya kali ini.

Namun demikian dia tetap akan tampil maksimal untuk mendukung rekan setimnya Toni Lopez dari Timor leste yang unggul pada balapan hari kedua dengan catatan waktu 3.03 menit.

“Prinsipnya kami tetap optimis, karena masih ada balapan hari ketiga. Sifatnya saya mendukung Toni agar lebih maksimal karena kalau dibanding, mobil saya kalah jauh sama yang dipakai Toni,” jelas Eko.

Pantauan VoxNtt.com, kejuaraan Wirasakti Offroad 2017 cukup menyedot perhatian penonton.

Betapa tidak, terik panas matahari yang begitu menyekat tidak menyurutkan semangat penonton untuk ikut menyaksikan balopan yang lintasannya terdapat banyak kubangan berlumpur. (Marcel/AA/VoN)

Belu
Previous ArticleEsok, GMNI Gelar Aksi Pemecatan THL di Matim
Next Article Yusup Tobing : LAD HAM Dibangun Berdasarkan Iman dan Ketekunan Bekerja

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.