Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Pasar Danga Penuh, Para Pedagang Jual di Pinggir Jalan
Ekbis

Pasar Danga Penuh, Para Pedagang Jual di Pinggir Jalan

By Redaksi30 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para pedagang di Pasar Danga‎ berjualan sampai bahu jalan di samping lapangan Berdikari Danga (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Hingga kini stan dan kios di Pasar Danga Kabupaten Nagekeo tampak penuh ditempati para pedagang.

Akibatnya, sejumlah pedagang yang lainnya terpaksa harus berjualan di samping jalan tanpa stan.

Pantauan VoxNtt.com, Sabtu (28/10/2017) transaksi jual beli‎ melebar sampai ke badan jalan di depan lapangan Berdikari.

Di jalur ini para penjual sayur, beras, kambing, dan babi malah menata jualan di samping jalan. Akibatnya, setiap saat ruas jalan itu menjadi langganan macet.

Para pedagang di Pasar Danga‎ berjualan sampai bahu jalan di samping lapangan Berdikari Danga (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)

Disaksikan pula kendaraan, baik roda dua maupun empat yang melewati jalur di depan lapangan Berdikari Danga itu harus berjalan pelan dan saling mengantri. Itu karena bahu jalan dipenuhi para pembeli dan penjual.

Salah seorang penjual, Irma Dhema yang temui di lokasi mengatakan pihaknya terpaksa memilih jualan di bahu jalan lantaran dalam pasar sudah terisi penuh oleh para pedagang lain.

Tak hanya penuh oleh para pedagang, kata dia jual di dalam pasar sepi pembeli.

“Kami terpaksa jual di badan jalan. Mau jual di dalam pasar sudah penuh. Tambah lagi pasar sempit,” ujarnya.

Karena itu, Irma berharap agar Pemerintah Kabupaten Nagekeo segera memanfaatkan pasar yang baru dibangun. Itu penting agar para pedagang bisa menjual di pasar yang baru itu.

Untuk diketahui, pasar itu terletak persis di jantung Ibu Kota Mbay dan tak jauh dari Kantor DPRD Nagekeo.

Selama ini Pasar Danga terkenal sebagai pemasok sembilan bahan kebutuhan pokok.

Itu seperti sayu-mayur, aneka jenis ikan, buah-buahan, telur dan lain-lain. Sembako-sembako itu berasal dari berbagai daerah yakni, Ngada, Ende, dan Bima.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleGMNI Sikka Ajak Kaum Muda Kawal Pancasila
Next Article Asty Dohu Dipecat, Harapan ada di Pundak Komisi A DPRD Matim

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.