Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Lagi, Seorang Mahasiswi di TTU Ditemukan Tewas dalam Kamar
HEADLINE

Lagi, Seorang Mahasiswi di TTU Ditemukan Tewas dalam Kamar

By Redaksi1 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jenazah korban (tertutup kain putih) saat berada di dalam mobil ambulance untuk dibawah ke RSUD TTU. (Foto: Eman Tabean)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Fransiska Maria Seran (18) alias Ika, gadis asal kabupaten Malaka ditemukan tewas di kamar kosnya di kompleks BTN RT 16 RW 04, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten TTU, Rabu (01/11/2017) malam.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini di TKP, korban yang sekarang sebagai mahasiswi semester 3 Program Ttudi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Timor (Unimor) ditemukan dalam kondisi terbujur kaku di kamarnya oleh salah seorang temannya, sekitar pukul 18.30 wita.

Kematian korban, diketahui oleh temannya setelah mendapat informasi dari pacar korban yang berinisial J.

Pantauan VoxNtt.com, pihak kepolisian Resort TTU langsung turun ke TKP dan melakukan olah TKP di bawah pimpinan Kapolres, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto.

Usai olah TKP, jenazah korban langsung dibawa dengan mobil ambulance untuk penanganan lebih lanjut.

Elisabeth Taena selaku pemilik kos saat diwawancarai wartawan menjelaskan bahwa korban sudah tinggal di kos Galilea, tempat ia tinggal, sekitar kurang lebih 1 tahun.

Taena pun mengaku tidak terlalu mengenal korban lantaran setiap dirinya tidak pernah bertemu.

Terkait informasi kematian korban,Taena mengungkapkan bahwa dirinya baru mendapat informasi tersebut setelah ditelpon oleh penghuni asrama lainnya.

“Saya tadi dapat telpon kalau Ika sudah meninggal makanya saya langsung datang ke sini”jelas Taena.

“Saya setiap hari di sini, kemarin juga saya di sini sampai malam dan tidak lihat. Saya hanya lihat pacarnya yang mondar mandir buang sampah dan pergi beli minyak tanah makanya saya masih tegur. Saya langsung tegur dan suruh dia (pacar korban) untuk pulang karena di sini ada larangan laki-laki menginap kecuali orang tua kandung” kisah Taena.

Terpisah Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto saat diwawancarai awak media menjelaskan bahwa sesuai hasil pemeriksaan yang dilakukan olah pihaknya, korban ditemukan dalam keadaan tubuh sudah kaku dan tertutup kain selimut serta dari mulut korban keluar busa.

Selain itu jelas Rishian, dalam olah TKP pihaknya juga menemukan obat-obatan dan juga vitamin C serta makanan di dalam kamar korban.

“Yang kami temukan di dalam kamar korban itu  obat untuk datang bulan dan juga vitamin C serta makanan”jelas Rishian.

Lebih lanjut Rishian menjelaskan bahwa jenazah korban selanjutnya akan dibawa ke RSUD untuk dilakukan otopsi seizin pihak keluarga.

“Saya tidak mau menduga-duga terlebih dahulu, nanti kita tunggu saja hasil visum seperti apa”ungkap Rishian.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni Jehadin

TTU
Previous ArticlePembunuh Julio Sudah Ditahan di Polres Belu
Next Article Kasus Rastra Desa Waling Memasuki Babak Baru

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.