Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Sound System Buruk Sempat Ganggu Kegiatan KPK di Matim
Regional NTT

Sound System Buruk Sempat Ganggu Kegiatan KPK di Matim

By Redaksi14 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saat tim KPK memberikan materi sosialiasi di Aula Kantor Bupati Matim (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Kegiatan sosialisasi cara pengisian laporan harta kekayaan penyelenggara negara secara elektronik (e-LHKPN) oleh Komisi  Pemberantasan Korupsi (KPK)  di Aula Kantor Bupati Manggarai Timur (Matim), Selasa (14/11/2017), sempat terganggu lantaran sound system buruk.

Pantauan VoxNtt.com,  microphone mic yang digunakan tim KPK dalam kegiatan sosialisasi yang diikuti seluruh pimpinan OPD, pegawai, para camat, dan semua anggota DPRD Matim  itu tampak rusak.

Akibatnya, suara pemateri sosialiasi tidak terdengar  jelas oleh peserta.

Buruknya pengeras suara ini sempat membuat pemateri tampak terganggu  saat sesi tanya jawab dengan peserta.

Suara penanya beberapa kali tidak sampai ke telinga pemateri.

Penanya terpaksa harus mengulangi pertanyaannya lantaran pemateri tidak mendengarkan suara dengan jelas.

Lantaran suara tidak tidak terdengar, pemateri dari KPK itu terpaksa harus mendekati setiap penanya.

Pemateri harus turun dari podium dan jalan mendekati setiap peserta yang bertanya.

Hal itu terpaksa dilakukan agar mereka mendengarkan inti dari pertanyaan peserta.

Bukan hanya microphone mic yang bermasalah. Tampak pula speaker yang digunakan rusak.

Baca: Tim KPK ke Matim, Ini Agendanya

Sesekali speaker yang digunakan mengeluarkan suara dentuman keras yang membuat pemateri dan peserta kaget di tengah kegiatan sosialisasi tersebut.

“Aduh, pas kegiatan penting seperti ini sound system malah buruk. Padahal kegiatan ini sangat bagus manfaatnya, kalau fasilitas seperti sound system cukup memadai,” keluh salah satu peserta sosialisasi yang enggan namanya dimediakan.

 

Penulis: Nansianus Taris

Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleDana Desa, Kajati NTT: Jaksa Harus Mengawal
Next Article Pengawasan Lemah, Wabup Djafar Sebut Obat Ilegal Masih Beredar di Ende

Related Posts

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.