Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Tanjung Bastian Bak Tempat Sampah dan Kandang Kambing
NTT NEWS

Tanjung Bastian Bak Tempat Sampah dan Kandang Kambing

By Redaksi20 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pantai Tanjung Bastian yang dipenuhi sampah. (Foto: Eman Tabean)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Objek Wisata alam Tanjung Bastian yang berlokasi di Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terkenal sebagai salah satu objek wisata dengan sejuta keindahan.

Pasirnya yang putih, membuat Tanjung Bastian ini selalu menjadi destinasi pilihan para wisatawan daripada sejumlah tempat lainnya di TTU.

Tribun penonton pada arena pacuan kuda yang dipenuhi dengan kotoran kambing. (Foto: Eman Tabean)

Para pengunjung juga akan sambut oleh riak gelombang yang begitu ramah. Derertan gunung gemunung yang berjejer mengelilingi Tanjung pun, turut menyapa wisatawan yang datang.

Sungguh keindahan lokasi tersebut menjadi sangat lengkap, ketika Pemerintah Daerah (Pemda) TTU kerap menggelar perlombaan pacuan kuda di situ.

Namun sayang, Tanjung Bastian kini bak rumah tak berpenghuni, nampak sekali jika dia jarang mendapatkan perhatian Pemda dan masyarakat setempat.

Pantauan VoxNtt.com, Sabtu (18/11/2017) tumpukan sampah dengan aneka jenis kotoran lainnya berserakan di sepanjang pantai.

Tak hanya sampah, beberapa pendopo yang beratapkan daun gewang, tempat wisatawan bersantai dan tribun tempat orang duduk dikala menyaksikan pacuan kuda berubah menjadi kandang kambing.

Toilet di areal tanjung bastian yang berbau serta kotor. (Foto: Eman Tabean)

Pasalnya, di dalam pendopo dan tribun itu dipenuhi dengan kotoran kambing.

Nasib WC di tempat itu juga sama, terdapat dua kamar WC yang nampak tak pernah diperhatikan, bak dan closetnya kering tak tersentuh air. Bau tak sedap pun tercium dari situ.

Erens, seorang pengunjung yang dimintai komentarnya mengaku, sangat menyanyangkan sikap Pemda TTU, khususnya Dinas Pariwisata, yang terkesan mengabaikan objek wisata ini.

Pada hal menurutnya, Tanjung Bastian begitu potensial untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kab. TTU, jika dikelola dengan baik.

Kata Erens, dengan seringnya wisatawan berwisata di lokasi tersebut, maka dapat menambah PAD termasuk membantu perekonomian masyarakat sekitar.

“Pemda TTU tolong perhatikan untuk tata lokasi ini. Objek wisata ini jika dikelola dengan baik maka akan mendatangkan pemasukan yang cukup besar bagi daerah. Daripada berpikir bangun yang baru, mending kelola yang sudah ada,” ungkap Erens.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni Jehadin

TTU
Previous ArticleTidak Ada Kerugian dalam Proyek Pembangunan Pasar Alok
Next Article Kementrian Perindustrian Janjikan NTT Jadi Pusat Produksi Garam

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.