Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Rem Bolong, Mobil Terjungkal ke Jurang di Kampung Melo
NTT NEWS

Rem Bolong, Mobil Terjungkal ke Jurang di Kampung Melo

By Redaksi19 Desember 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sebuah mobil pengangkut mesin pemotong padi dengan nomor polisi DD 9892 terjungkal ke sebuah jurang, kurang lebih 2 km dari Kampung Melo, Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Foto: Feliks Armin/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan bajo, Vox NTT-Sebuah mobil pengangkut mesin pemotong padi dengan nomor polisi DD 9892 terjungkal ke sebuah jurang, kurang lebih 2 km dari Kampung Melo, Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Selasa, 19/17/2017).

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 5.30 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Meski demikian Sukardi, pemilik kedua alat  berat itu  mendapat luka di bagian kepala.

Menurut Karinus Sumarno, sopir kendaraan tersebut, kendaraan itu terjungkal ke jurang karena sistem pengeremannya bermasalah.

“Dari arah sana saya coba rem, tapi tidak bisa. Sehingga begitu masuk ke sini (tikungan) sudah tak terkendali”, demikian Karinus, sopir kendaraan tersebut.

Padahal, katanya, ketika diberangkatkan dari wongkol Torok, Desa Siru, Lembor, kendaraan tersebut dalam kondisi yang baik.

Rencananya kendaraan beserta mesin tersebut akan diberangkatkan menuju Sulawesi dengan kapal veri pukul 14 hari itu juga setelah dua musim beroperasi di Lembor.

Penulis: Feliks Armin

Editor: Boni J

Manggarai Barat
Previous ArticleProtes Pemukulan Aktivis, Elemen Mahasiswa Kota Kupang Kembali Turun ke Jalan
Next Article PSI Belu Sudah dalam Posisi Aman

Related Posts

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.