Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Dandim Ende Siap Menjaga Netralitas Pilkada
Pilkada

Dandim Ende Siap Menjaga Netralitas Pilkada

By Redaksi30 Desember 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dandim 1602 Ende Letkov Kav Suteja saat tatap muka bersama awak media di Aula Makodim Ende (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Menghadapi Pilkada 2018 mendatang, Kodim 1602 Ende siap menjaga netralitas. Jajarannya pun siap mensukseskan dalam pelaksanaan pilkada di Kabupaten Ende nanti.

Dandim Ende Letkov Kav Suteja menyatakan ini saat tatap muka bersama awak media di Aula Makodim 1602, Sabtu (30/12/2017) pagi.

Dandim Suteja mengatakan, TNI akan bergandeng Polres Ende untuk menjaga netralitas pemilu baik Pilgub maupun Pilbup.

“Saya dan Kapolres menjamin pelaksanaan pilkada menjadi yang jujur, menjadi yang objektif. Jadi jangan ragukan kami,” ungkap Dandim Suteja kepada wartawan.

Beliau menegaskan, TNI dan Polri tetap pada jalur independen untuk mengawal proses pemilukada sebagaimana diatur dalam undang-undang. Siapapun yang akan menjadi bupati, kata dia, tidak mempengaruhi terhadap tugas pihak keamanan.

Suteja pun mengajak sejumlah awak media untuk tetap menjaga kualitas dan netralitas pemberitaan jelang pesta demokrasi dengan tanpa merekayasa informasi yang berlebihan.

Menurut Suteja, pemberitaan media massa saat ini menjadi perhatian serius oleh masyarakat. Oleh karena itu, Dandim Suteja berharap agar pemberitaan tetap menjaga kode etik dan keseimbangan berita.

“Hanya saya menyampaikan ini dalam forum kekeluargaan. Bukan menekan tetapi bentuk saran karena kekuatan media itu adalah senjata tanpa bentuk,” pungkas Dandim Suteja.

 
Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleAldo Belum Jadi Tersangka, TPDI: Hukum Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas
Next Article BKH-Litelnoni Usung Slogan “Kita Bhineka, Kita Harmoni”

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.