Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Cuaca Buruk, Atap Gedung TRK Rana Koe Ambruk
NTT NEWS

Cuaca Buruk, Atap Gedung TRK Rana Koe Ambruk

By Redaksi30 Januari 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gedung TRK Rana Koe yang ambruk Senin sore (Foto: Efrit Sulisti Amadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Hujan lebat disertai angin kencang di wilayah Kecamatan Poco Ranaka dan sekitarnya pada Senin (29/01/2018), mengakibatkan gedung tambahan ruang kelas (TRK) Rana Koe, Desa Bangka Arus ambruk.

Efrit Sulisti Amadi, salah satu guru TRK Rana Koe saat dihubungi VoxNtt.com, Selasa (30/01/2018) mengatakan hujan deras disertai angin kencang beberapa hari terakhir ini mengakibatkan gedung TRK Rana Koe ambruk.

“Kejadiannya kemari sore. Karena hujan deras juga angin kencang. Atap gedung jatuh semua,” kata Efrit.

Untuk sementara kata dia, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di kantor sekolah itu.

Di TRK Rana Woe sendiri hingga kini terdapat 5 rombongan belajar.

“Dua rombel titipan SDK Arus dan 3 rombel titipan SDI Helung,” jelas Efrit.

Dikatakannya, bangunan darurat TRK Rana Woe dibangun atas swadaya murni dari masyrakat setempat.

Bangunan TRK Rana Woe itu masih berdinding anyaman bambu dan berlantai tanah.

Atas bencana yang melanda gedung TRK Rana Woe itu, dia berharap Pemkab Manggarai Timur untuk menanggapi dan memperhatikan kondisi bangunan itu.

“Harapannya Pemda bisa segera tanggapi bencananya yang menimpa TRK Rana Koe. Biar proses KBM kembali berjalan normal,” harapnya.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleWili Nurdin Optimis Paket Merpati Menang di Pilkada Matim
Next Article Plafon Depan Kantor Gubernur NTT Roboh

Related Posts

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026
Terkini

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.