Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Mayat Tanpa Busana Ditemukan di Pinggir Pantai Marapokot
HEADLINE

Mayat Tanpa Busana Ditemukan di Pinggir Pantai Marapokot

By Redaksi2 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga sedang menyaksikan penemuan mayat di pinggir pantai Marapokot
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT– Mayat tanpa busana ditemukan di pinggir pantai Marapokot, tepatnya di belakang Perusahan Aspal Curah milik PT Sarana Mbay Utama, Jumat (02/02/2018) sekitar pukul 17.30 Wita.

Mayat yang kemudian diketahui bernama Sartini (17) itu merupakan warga asal Desa Marapokot, Kecamata‎n Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Kepolsek Aesesa AKP Ahmad yang dikonfirmasi VoxNtt.com membenarkan adanya penemuan jasad Tini-sapaan akrab Sartini tersebut.

AKP Ahmad mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi Salam Pabe, ayah Tini bahwa korban keluar dari rumah sekitar pukul 13.00 Wita.

Salam Pabe sendiri tidak mengetahui kemana tujuan korban pergi.

Namun sekitar pukul 17.30 Wita, Salam Pabe kaget mendapatkan informasi dari Saiful (17) bahwa korban ditemukan sudah meninggal di pinggir pantai Marapokot dalam keadaan tidak berpakaian, hanya menggunakan BRA.

Sementara menurut Saiful lanjut AKP Ahmad, pada pukul 17.30 dia memancing cumi menggunakan sampan kecil di pinggir pantai Marapokot.

Saat itu Saiful memancing kurang lebih sekitar 20 meter dari tempat jasad ditemukan.

Saiful kemudian melihat ada sesosok mayat perempuan yang terdampar di pasir pinggir pantai.

Lalu ia turun dari sampan dan mendekati jasad tersebut.

Setelah melihat dari dekat dia langsung mengenalinya, karena korban adalah tetangga Saiful.

Selanjutnya Saiful langsung langsung memberitahu kejadian tersebut ke orangtua korban.

Selanjutnya, anggota Polsek Aesesa bersama KP3 Laut Marapokot bersama warga setempat membawa korban ke RSU Aeramo untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dikatakan dari hasil visum et repertum, luar tubuh korban tidak ditemukan bekas atau tanda – tanda kekerasan.‎‎

Berdasarkan informasi yang diperoleh VoxNtt.com dari ayah korban, selama ini Tini menderita penyakit Epilepsi, cacat fisik dan cacat mental.

Kedua orangtua dan keluarga korban telah menerima atas meninggalnya Tini dan menolak melakukan otopsi.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleMesin NasDem Matim Gerakan Kekuatan Penuh Menangkan Merpati
Next Article Terkait Dugaan Pungli di Terminal Borong, Begini Respon Pemkab Matim

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.