Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»PMI Matim Beri Bantuan untuk Korban Tersambar Petir di Lamba Leda
Regional NTT

PMI Matim Beri Bantuan untuk Korban Tersambar Petir di Lamba Leda

By Redaksi28 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
PMI Cabang Matim bersama Camat Lamba Leda saat memberikan bantuan untuk korban tersambar petir di Wodong (Foto: Aleks Rahman)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Palang Merah Indonesia Cabang Manggarai Timur (PMI Matim) memberikan bantuan kemanusiaan untuk keluarga korban yang disambar petir di Golo Wodong, Desa Meni Utara, Kecamatan Lamba Leda,  Rabu (28/02/2018).

Sebelumnya, hujan deras disertai dengan petir yang mengguyur kawasan tersebut pada Sabtu, 24 Februari 2018 lalu mendatangkan musibah bagi keluarga Yohanes Safrudin.

Hujan pada Sabtu siang itu telah menyebabkan rumah Yohanes Safrudin hangus seketika setelah disambar petir.

Ketua PMI Cabang Matim, Theresia Wisang Agas kepada VoxNtt.com mengungkapkan keprihatinannya atas musibah tersebut.

Dia berharap keluarga korban agar tidak larut dalam kesedihan.

“Bantuan yang disumbangkan tidaklah berarti, tetapi inilah wujud kepedulian PMI atas peristiwa tersebut, ” kata istri wakil bupati Matim Agas Andreas itu.

Dia merincikan sumbangan yang diberikan antara lain berupa selimut, perabot dapur, pakaian serta perlengkapan mandi.

Terpisah, Camat Lamba Leda Aleksius Rahman menyampaikan terima kasih kepada ketua PMI Cabang Matim yang telah memberikan bantuan kemanusiaan pada keluarga korban.

Aleks menambahkan, pihaknya akan membuat laporan resmi kepada bupati Matim Yosef Tote dalam waktu yang singkat terkait bencana itu.

Selain itu,  sebagai wujud kepeduliannya pihaknya juga mengumpulkan sejumlah pakaian dan beras sebanyak 50 kg , serta uang  1 juta rupiah untuk keluarga Yohanes Safrudin.

“Itu merupakan sumbangan dari staf kantor camat Lamba Leda,” kata Camat Aleks.

Dikatakan,  rumah Yohanes Safrudin tersebut berukuran 6 x 6 meter dan berlantai semen. Dindingnya semi permanen (setengah tembok) dan bagian atasnya memakai gedek.

Rumah Yohanes Safrudin merupakan rumah bantuan bencana longsor Golo Gega tahun 2007 silam.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun taksasi kerugian mencapai 40 juta rupiah,” tambahnya.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleBangunan Puskesmas Nualain Rp 3 M di Belu Nyaris Rubuh
Next Article Marsel-Djafar Optimis Menang di Kotabaru

Related Posts

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026
Terkini

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.