Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Advetorial»Perpaduan Apik Paket ROMA, Jawaban Pilkada Sikka
Advetorial

Perpaduan Apik Paket ROMA, Jawaban Pilkada Sikka

By Redaksi9 Maret 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Robi Idong (kiri) dan Romanus Woga (kanan) saat pinangan adat paket Roma di Hewokloang pada Kamis (1/6/2017). (Foto: Dokumentasi Tim RoMa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Advetorial, Vox NTT-Roby Idong dan Romanus Woga atau yang popular dengan akronim paket ROMA adalah perpaduan apik model pemimpin yang wajib dipilih dalam pemilukada Sikka pada periode 2018-2023.

Roby yang seorang ASN dan Romanus yang tokoh koperasi adalah dua sosok yang diyakini membawa Sikka kepada perubahan yang melejit cepat dan bersaing dengan kabupaten-kabupaten lainnya di Indonesia.

Perpaduan birokrat muda dan tokoh pemberdayaan sepenuhnya hadir dalam dua tokoh inilah bisa jadi jawaban untuk mempercepat semua sektor pembangunan di Nian Tana ini.

Data dari BPS Sikka, yang secara khusus membahas Sikka dalam angka 2017 menyebutkan bahwa selama tiga tahun berturut-turut jumlah penduduk miskin bertambah.

Perkembangan persentase penduduk miskin di Sikka pada tahun 2014 adalah 12,27 %, tahun 2015 sebesar 14,28% dan tahun 2016 meningkat menjadi 14,33%.

Selain jumlah penduduk miskin bertambah kabupaten Sikka juga mengalami defisit anggaran selama dua tahun berturut-turut. Belanja Pemkab Sikka tahun 2016 saja mencapai 1,09 triliun rupiah dan pos belanja pegawai merupakan yang paling besar dengan prsentase sebesar 44%.

Dari data di atas saja defisit anggaran dan bertambahnya jumlah penduduk miskin bukanlah satu fakta yang dianggap biasa.

Fakta ini boleh dibilang miris di tengah perjuangan pemerintah pusat yang lagi giat-giatnya membangun program kemitraan untuk mendukung usaha dan geliat UMKM.

Data dari BPS Sikka, Sikka Dalam Angka 2017 adalah satu bukti bahwa geliat UMKM di kabupaten Nian Tana masih jauh dari harapan.

Kalau pun ada lebih banyak dikerjakan oleh koperasi-koperasi dan unit usahanya yang secara khusus memberikan pendampingan kelompok. Itu pun masih perlu dibenahi karena banyak yang terpaksa gulung tikar karena menuai banyak resiko dalam pengembangan usaha.

Berhadapan dengan fakta macam ini Paket ROMA dengan tagline ‘hadir bersama rakyat’ siap mengkesekusi model kerja cerdas dan cepat untuk membawa perubahan yang langsung dirasakan rakyat dan bisa mengembalikan keadaan berdasarkan fakta dari rilis BPS di atas.

Tokoh Perempuan dari Desa Nitakloang B berpendapat bahwa sudah saatnya Sikka dipimpin oleh sosok Roby Idong dan Romanus Woga.

Pendapat diamini juga oleh John Abeng dan Kanisius tokoh muda dari Desa Nitakloang B juga. Pada acara kulababong bersama pada 04 Maret 2018 itu semua yang hadir sepakat bahwa sudah saatnya Sikka dipimpin oleh orang baru.

“Bapak Roby dan Bapak Romanus adalah perpaduan tokoh pembaharu yang kami percaya dapat membawa membuat kami bangga menjadi warga kabupaten Sikka. Kami siap pilih,” demikian kata warga.

Sikka memang mesti kembali kepada fitrahnya sebagai sebuah kabupaten yang maju lebih pesat karena letaknya yang strategis sebagai jantung perdagangan di Pulau Flores.

Sebagai jantung Sikka butuh pemimpin yang muda dan enerjik macam Roby Idong. Dan dengan ditopang dengan sosok tua bijak macam Romanus Woga maka bukan tidak mungkin  Sikka tumbuh berkembang menjadi kabupaten yang penuh dengan capaian-capaian istimewa dan layak dibanggakan.

Kabupaten Sikka sudah saatnya dipimpin oleh perpaduan dua sosok dengan akronim Paket ROMA ini. Paket ROMA adalah simbol dari model kepemimpinan yang hadir dengan dukungan rakyat dan hadir dengan strategi kebijakan yang kreatif dan penuh dengan inovasi.

Sumber: Rilis Tim Media Paket Roma

Sikka
Previous ArticleBerkas Tahap I Lima Tersangka Kasus Proyek PLTS Nagekeo Segera Dikirim
Next Article Hadir di Belu, Ini yang Dilakukan Tim KPK

Related Posts

PAN Manggarai Gelar Muscab, Yosef Hasmi Dorong Kader Kuasai Ruang Digital

30 Mei 2026

Bawaslu Manggarai Gandeng Mahasiswa Konsolidasi Demokrasi di Tengah Ancaman Politik Uang dan Hoaks

28 Mei 2026

DPW PKB NTT Umumkan Enam Calon Ketua DPC PKB Manggarai Barat

28 April 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.