Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Ini Data Penduduk Nagekeo yang Belum Memiliki e-KTP
NTT NEWS

Ini Data Penduduk Nagekeo yang Belum Memiliki e-KTP

By Redaksi19 Maret 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Illustrasi (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nagekeo Weke Andreas kepada wartawan, Senin (19/03/2018), membeberkan data jumlah penduduk, kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), perekaman dan pencatatan sipil hingga semester ll per-Desember 2017.

Andreas menyebut, Kecamatan Aesesa; jumlah penduduk sebanyak 42.595. Wajib miliki e-KTP sebanyak 30.439. Sudah melakukan perekaman sebanyak 25.340. Belum melakukan perekaman sebanyak 5,099. Sudah rekam, namun belum dapat KTP sebanyak 1.300. Sudah rekam tidak bisa cetak KTP/ganda 201. Total semua yang telah memiliki e-KTP sebanyak 23.839.

Kecamatan Nangaroro; jumlah penduduk sebanyak 22.180. Wajib miliki e-KTP sebanyak 16.623. Sudah melakukan perekaman sebanyak 11.833. Belum melakukan perekaman sebanyak 4.790. Sudah rekam belum dapat KTP sebanyak 1.012. Sudah rekam, namun tidak bisa cetak KTP/ganda sebanyak 139. Total semua yang telah memiliki e-KTP sebanyak 10.682.

Kecamatan Boawae; jumlah penduduk sebanyak 41.339. Wajib miliki e-KTP sebanyak 29.453. Sudah melakukan perekaman sebanyak 22. 196. Belum melakukan perekaman sebanyak 7.257. Sudah rekam, namun belum dapat KTP sebanyak 1. 592. Sudah rekam tidak bisa cetak KTP/ganda sebanyak 212. Total semua yang telah memiliki e-KTP sebanyak 20.392.

Kecamatan Mauponggo; jumlah penduduk sebanyak 25, 597. Wajib miliki e-KTP sebanyak 19. 008. Sudah melakukan perekaman sebanyak 14.285. Belum melakukan perekaman sebanyak 4.723. Sudah rekam, namun belum dapat KTP sebanyak 1.081. Sudah rekam tidak bisa cetak KTP/ganda sebanyak 170. Total semua yang telah memiliki KTP sebanyak 13.034.

Kecamatan Wolowae; jumlah penduduk sebanyak 6.047.Wajib miliki e-KTP sebanyak 4.400. Sudah melakukan perekaman sebanyak 3.565. Belum melakukan perekaman 835. Sudah rekam, namun belum dapat KTP sebanyak 246. Sudah rekam tidak bisa cetak KTP/ganda sebanyak 19. Total semua yang telah memiliki KTP sebanyak 3.300.

Kecamatan Keo Tengah; jumlah penduduk sebanyak 16. 067. Wajib miliki e-KTP sebanyak 11.883. Sudah melakukan perekaman 9.158. Belum melakukan perekaman sebanyak 2.725. Sudah rekam, namun belum dapat KTP sebanyak 573. Sudah rekam tidak bisa cetak KTP/ganda sebanyak 99. Total semua yang telah memiliki e-KTP sebanyak 8.486.

Kecamatan Aesesa Selatan; jumlah penduduk sebanyak 7.460. Wajib miliki e-KTP sebanyak 5.226. Sudah melakukan perekaman sebanyak 4.077. Belum melakukan perekaman sebanyak 1.149. Sudah rekam, namun belum dapat KTP sebanyak 382. Sudah rekam tidak bisa cetak KTP/ganda sebanyak 35. Total semua yang sudah memiliki e-KTP sebanyak 3.660.

Andreas menambahkan, jumlah penduduk Kabupaten Nagekeo sebanyak 161. 285. Wajib miliki e-KTP sebanyak 117.032. Sudah melakukan perekaman sebanyak 90.454. Belum melakukan perekaman sebanyak 26.578. Sudah rekam, namun belum dapat KTP sebanyak 6.186. Sudah rekam tapi tidak bisa cetak KTP/ganda sebanyak 875. Total semua yang sudah memiliki e-KTP sebanyak 83. 393.

Menurut Andreas, setiap minggu pihaknya selalu ke desa-desa untuk melakukan validasi data kependudukan. Proses validasi data agar bisa memiliki e-KTP tersebut melibatkan Disdukcapil Nagekeo bersama para kepala desa/lurah dan ketua RT.

“Jadi kerja sama dengan RT, dalam hal ini RT bisa mengundang masyarakat untuk melakukan perekaman KTP-E,” katanya.

Dia mengaku, masih banyak warga Nagekeo yang belum memiliki e-KTP. Sebab itu, Andreas berkomitmen awal Juni di tahun 2018 sudah bisa mendapatkan hasil validasi dan hasil perekaman.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleKualitas Pendidikan NTT Buruk
Next Article Ruas Jalan Menuju Pelabuhan Marapokot Nyaris Putus

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.