Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Viktor Laiskodat: Pemuda NTT Harus Tidur 5 Jam Sehari
NTT NEWS

Viktor Laiskodat: Pemuda NTT Harus Tidur 5 Jam Sehari

By Redaksi21 Maret 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Calon Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Calon Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, merasa prihatin perilaku para pemuda NTT yang tidur lebih dari 5 jam setiap hari. Menurutnya, perilaku ini mesti dihindari agar NTT bangkit dari keterpurukan.

Dalam kampanye di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, Rabu, (21/3/2018), Politisi Partai NasDem ini menginginkan NTT keluar dari daerah tertinggal baik pembangunan maupun sumber daya manusia.

Salah satu yang diharapkan Viktor adalah peran pemuda NTT untuk turut serta membangun daerah Flobamora ini.

Ia menjelaskan, dominan pemuda yang suka tidur lebih dari 5 jam adalah mereka yang tidak memiliki lapangan pekerjaan. Khusus di NTT, Viktor menyebutkan, lapangan pekerjaan tidak sedikitpun berkurang.

“Hanya pemuda kita yang tidak kreatifitas. Untuk itu, kita akan siapkan tempat latihan keterampilan,” katanya.

“Nah, tapi kalau mental pemuda yang suka tidur lebih dari lima jam setiap hari, bagaimana pekerjaan bisa selesai. Maksimal setiap hari tidur lima jam. Saya mau tantang pemuda tidak tidur setiap hari. Kita kerja, kerja,” sambung Viktor.

Viktor pun membantah aturan tidur secara ideal 7-9 jam tidur setiap hari. Menurut dia, lamanya waktu untuk tidur, sangat tidak mempengaruhi seseorang untuk berubah perilaku.

Sehingga menurutnya, yang harus diperbaiki adalah pola pikir seseorang untuk bisa bersaing dengan orang lain.

“Cara berpikir itu yang ditentukan. Bukan tidur yang direkomendasi para dokter. Saya di Jakarta itu tidur setiap hari hanya sejam. Kalau kita mau menguasai, maka harus kurangi tidur,” ucap Viktor.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleTingkatkan Pendapatan Petani, Manggarai Jadi Daerah Unggulan Kemendes PDTT
Next Article Ini Kronologis Penangkapan Wanita Pemilik Sabu di Borong

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.