Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»AHP Tegaskan Rencana Pembangunan Korem di Flores Perlu Dikaji Ulang
NTT NEWS

AHP Tegaskan Rencana Pembangunan Korem di Flores Perlu Dikaji Ulang

By Redaksi11 April 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Anggota Komisi 1 DPR RI dari NTT, Andreas Hugo Parera menegaskan rencana pembangunan Korem di Flores perlu dikaji kembali.

Menurutnya pertahanan darat bukan merupakan prioritas pembangunan sistem pertahanan saat ini.

“Kalau Korem di Flores itu tidak menjadi prioritas dalam kerangka sistem pertahan nasional, sebaiknya dikaji ulang tingkat kebutuhannya,” tegas AHP beberapa waktu lalu kepada VoxNtt.com.

Menurut Ketua DPP PDIP Bidang Hubungan Internasional dan Pertahanan Kemananan tersebut, perluasan jaringan pertahanan teritori merupakan prioritas.

Namun perlu lebih mengedepankan sistem pertahanan laut, mengingat negara Indonesia adalah wilayah lautan dengan rentang jangkauan wilayah udara yang sangat luas.

Untuk diketahui pada Selasa, 20 Maret 2018 lalu, pejabat Kementerian Pertahanan RI Letjen Agus Sutomo berkunjung ke Maumere dan Ende.

Agus datang untuk meninjau lokasi yang direncanakan sebagai daerah pembangunan Korem.

Di Maumere lokasi yang direncanakan terletak di Nangarasong, Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda.

Rencana pembangunan Korem di Flores sebelumnya sempat mencuat pada tahun 2008 lalu.

Lokasi yang direncanakan saat itu terletak di Nangapanda, Ende.

Meskipun demikian, rencana pembangunan dibatalkan lantaran mendapatkan penolakan dari masyarakat setempat, mahasiswa dan anggota DPRD NTT.

 

Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

Sikka
Previous ArticleMengintip Aktivitas TMMD di Perbatasan RI-RDTL
Next Article Dinas Perikanan Flotim Akan Periksa Nelayan di Ile Padung

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.