Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Dinsos dan Camat Poco Ranaka Didesak Panggil Aparat Desa Golo Wune
VOX DESA

Dinsos dan Camat Poco Ranaka Didesak Panggil Aparat Desa Golo Wune

By Redaksi20 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Papan informasi desa Golo Wune (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Timur (Matim) dan Camat Poco Ranaka didesak segera memanggil aparat desa Golo Wune yang yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada penerima dana PKH.

Desakan itu disampaikan pemerhati sosial asal Matim, Laurentius Ni.

Melalui pesan WhatApp-nya, Jumat (20/04/2018), Laurens mengatakan Dinsos Matim dan Camat Poco Ranaka mesti cepat menanggapi persoalan yang ada di Desa Golo Wune karena dinilai telah melakukan pungli dana bantuan PKH.

Menurut Dosen di STKIP Ruteng itu, pemotongan secara sepihak oleh aparat desa tentu sangat bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Jika ingin memotong, tentu harus terlebih dahulu meminta kesepakatan bersama kepada para penerima. Bukan dilakukan secara sepihak saat mencairkan dana bantuan PKH.

Laurens menegaskan, aparat desa seharusnya melayani masyarakat dengan hati yang tulus, kejujuran dan penuh tanggung jawab. Tidak boleh memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari hak orang lain.

“Untuk itu Camat Poco Ranaka serta Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Timur memanggil dan menindak tegas oknum yang telah melakukan pungli di tingkat desa. Masyarakat desa pada posisi yang lemah sehingga tidak bersuara banyak, tetapi aparat desa jangan memanfaatkan ketidakmampuan mereka untuk dimanipulasi haknya. Aparat desa ini bila perlu diberhentikan dari tugasnya sebagai aparat desa,” pinta Laurens.

“Jika ada laporan dari masyarakat lewat media massa, yah, pihak terkait dalam hal ini, dinas sosial, pihak kecamatan, juga pengurus PKH kabupaten untuk croschek ke lapangan. Untuk memastikan keluhan warga lewat media itu benar atau tidak. Bukan malah diam di tempat,” tambah dia.

Sementara itu, Koordinator PKH Matim Efraim Dianto saat dimintai tanggapan terkait dugaan pungli itu berkelit. Ia malah meminta wartawan untuk mengonfirmasi kasus tersebut ke oknum aparat desa Golo Wune.

Baca: Aparat Desa Golo Wune Diduga Pungli Dana PKH

“Apakah ite (kamu) sudah konfirmasi dulu dengan aparat bersangkutan,” tanya Dianto.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleGambus Mat Lalat Ungkit Jalan Boanawa Ende yang Pernah Ditanam Pohon Pisang
Next Article Nagekeo Terancam Bencana Kekeringan

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Uskup Ruteng: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Krisis Hati Nurani

19 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Kerajaan dan Keadilan yang Dibangun dalam Roh vs Yang Dibangun dalam Nafsu

19 Juli 2026

Pemkab Manggarai Pastikan Kesehatan Peserta MPA PMKRI

18 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.