Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Rusun Asrama Pesantren Walisanga Ende Diresmikan
Regional NTT

Rusun Asrama Pesantren Walisanga Ende Diresmikan

By Redaksi26 April 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rumah susun santri putra Walisanga di Kabupaten Ende diresmikan Kamis (26/4/2018) (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Rumah Susun (rusun) asrama Pesantren Walisanga Kabupaten Ende diresmikan oleh pihak Dirjen Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Kamis (26/4/2018).

Site Engineer, Agus Johar menjelaskan, pembangunan rusun tersebut menggunakan APBN sebesar 11,8 Miliar dengan luas bangunan 40×13,7 meter.

Rusun tiga lantai berdaya tampung 200 orang tersebut khusus bagi santri putra. Masing-masing lantainya terdiri dari dua unit tipe barak besar dan barak kecil.

Dalam satu barak berisi 7 sampai 11 tempat tidur tingkat. Rusun tersebut juga memiliki toilet dan kamar mandi bertipe komunal.

Agus menjelaskan, tahap pembangunan dimulai pada awal Maret 2017 dan rampung pada Desember tahun lalu.

Syaharulan Pua Sawa, mantan Anggota DPR RI mengatakan, perjuangan untuk membangun rusun di Pesantren Walisanga merupakan perjuangan yang cukup sulit. Mulai dari pembebasan lahan hingga meloby ke Kementerian PUPR.

“Saya melihat seorang anak yatim tidur di pelataran masjid. Saya menangis melihat kondisi ini. Akhirnya saya berjuang untuk membangun rusun ini,”ucap Syahrulan.

Ia berharap agar para santri dapat menjaga dan merawat rusun tersebut mulai kebersihan hingga kenyamanan.

“Yah, selanjutnya tugas mereka (santri) untuk menjaga bangunan ini. Keamanan, kebersihan itu yang paling penting,”ucap Politis PAN asal Ende ini.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleDi Ende, Bayi 8 Bulan Digigit Anjing Rabies
Next Article Proyek Jalan Warat-Nceang Akan Diaudit BPK

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.