Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Banyak Deker Jebol, Warga: Tunggu Banyak Korban Baru Pemda Matim Buka Mata
Regional NTT

Banyak Deker Jebol, Warga: Tunggu Banyak Korban Baru Pemda Matim Buka Mata

By Redaksi27 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi deker di ruas jalan Deno-Lawir yang sudah rusak
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Belasan deker di ruas jalan Deno-Lawir di Kecamatan Poco Ranaka Timur, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) sudah rusak parah. Kerusakan itu disebabkan hujan deras yang mengguyur beberapa bulan terakhir.

Dikabarkan, sudah berulang kali kondisi jalan Deno-Lawir disampaikan kepada Pemda dan DPRD Matim. Namun hingga saat ini hasilnya nol, tidak ada respon dari pemerintah.

Tidak sedikit kendaraan yang menjadi korban akibat rusaknya belasan deker di luar jalan Deno-Lawir tersebut.

“Setiap kali ada musrembang, reses DPRD juga selalu disampaikan. Tetapi, sampai hari ini hasilnya kosong. Mungkin tunggu banyak makan korban baru Pemda nanti buka mata,” ungkap Polus Erik, warga asal Poco Ranaka Timur saat ditemui VoxNtt.com di Borong, Jumat (27/04/2018).

Polus menambahkan, di ruas jalur tersebut terdapat belasan deker jebol akibat hujan deras yang mengguyur beberapa bulan terakhir.

Selain itu,  air yang mengalir terus menerus mengikis tanah sekitar bangunan sehingga mengakibatkan deker ambruk.

Kondisi deker di ruas jalan Deno-Lawir yang sudah rusak

Polus mengaku, warga berupaya secara gotong royong menutupi lubang deker yang jebol dengan kayu agar kendaraan bisa lewat.

“Sudah banyak kendaraan yang jadi korban jatuh di deker yang berlubang itu. Kondisi sudah sangat parah. Mesti dibangun deker yang baru,” pungkasnya.

Kemudian, kata Polus, di ruas Deno-Lawir ada dua kali yang cukup besar yang belum dibangun jembatannya.

Pada saat musim hujan, kendaraan tidak bisa melintasi karena arus kali cukup besar. Kendaraan terpaksa melewati jalur lain yang jaraknya cukup jauh.

Sebab itu, Polus berharap kepada Pemda Matim agar bisa memperhatikan kondisi jalan Deno-Lawir tersebut.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleInsiden Berdarah di Sumba, Tiga Organisasi Demonstrasi di Kota Kupang
Next Article Sebagian Besar Penduduk Ngada Belum Daftar BPJS

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.