Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pencurian Ternak Marak, Warga Aeramo Resah
Regional NTT

Pencurian Ternak Marak, Warga Aeramo Resah

By Redaksi4 Mei 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi pencurian hewan ternak
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Pencurian hewan ternak di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo kembali marak terjadi.

Warga pun mulai resah dan tidak nyaman dalam berternak.

“Hampir setiap malam sapi, babi dan hewan lain dicuri oleh orang tidak dikenal,” ujar salah seorang tokoh muda Aeramo, Yoris Goa Kepada VoxNtt.com, Jumat siang (04/05/2018).

Yoris mengatakan, aksi pencurian ternak ‎makin marak terjadi di wilayah tempat tinggalnya. Banyak sapi warga hilang.

“Paling banyak itu sapi, kambing dan kerbau yang hilang. Ini bukan kali pertama terjadi,” katanya.

Karena itu, Yoris yang juga sebagai korban pencurian ini meminta pemerintah membuat Peraturan Daerah (Perda) atau ketetentuan lainnya yang bisa menyelamatkan ternak masyarakat.

“Kami minta coba pemerintah terkait bisa buat semacam Perda atau apa yang bisa untuk selamatkan ternak masyarakat. Mungkin bisa dianjurkan kepada pemerintah diperketat pengawasan di tempat bongkar muat ternak yang keluar daerah itu harus ada rekomndasi dari pemilik ternak. Sehingga bisa membatasi ruang gerak pencuri,” pintanya.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleKerusakan Proyek Dangka Mangkang-Watu Nggong Sudah Mulai Diperbaiki Kontraktor
Next Article Belum Setahun Diperbaiki, Bronjong Pengaman Kali Maubeli TTU Kembali Roboh

Related Posts

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.